Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Pasien BPJS Kesehatan Tidak Rasakan Keadilan, Greisthy Siap Evaluasi RS Siloam Manado

Foto: Bangunan RS Siloam Manado yang satu gedung bersama Hotel Arya Duta (ist).

Manado, detiKawanua.com - Mekanisme antrian pelayanan di Rumah Sakit bertaraf Internasional yakni Siloam Manado bagi pasien peserta Badan Pelayanan Jamiman Sosial (BPJS) Kesehatan, segera dilakukan evaluasi oleh pihak BPJS Kesehatan cabang Manado, terkait dengan adanya keluhan salah satu warga Manado, Samuel Lanongbuka yang pada pemberitaan disejumlah media pada hari Selasa lalu telah mengeluhkan bahwa dirinya (Samuel,red) merasa tidak adanya keadilan dalam pelayanan pemeriksaan kesehatan.

Melalui dr Greisthy Borotoding selaku Kepala BPJS Kesehatan cabang Manado yang juga sering kali mewakili Divisi Regional X mengungkapkan kepada detiKawanua.com, bahwa langkah cepat yang akan diambil melaui mekanisme mengkomunikasikan dengan pihak RS Siloam tentang sistem pelayanan antrian.
"Ok akan segera kami tindaklanjuti. Kita komunikasikan dulu dgn pihak RS (Siloam,red) mekanisme sistem antriannya," katanya melalui pesan eleektronik WhatsApp (WA), Minggu (30/04).
Dikatanya pula saat ditanyakan wartawan, apa tindakan yang akan diambil pihak BPJS Kesehatan Manado terhadap contoh keluhan kasus (Samuel,red) mengingat, agar supaya langkah antisipasi atau nantinya tidak akan menjadi 'kebiasaan' pihak RS yang lain.
"Ini menjadi bahan evaluasi untuk pertimbangan,  perpanjangan kerjasama atau sampai pemutusan kerjasama di tahun ini," terang Greisthy.

Seperti diketahui sebelumnya, pelayanan RS Siloam Hospitals Manado dikeluhkan pasien BPJS. Pasalnya, pelayanan di Poli BPJS tidak jelas. Menurut penuturan salah satu pasien BPJS, Samuel Lanongbuka, dia telah melakukan sebagaimana prosedur layanan di Siloam Hospitals. Namun, yang ditemui justru ketidakjelasan dari layanan pemeriksaan oleh tim medis Siloam Hospitals.

"Memang yang akan periksa adalah paman saya yang pasien BPJS. Namun bukan hanya kami saja yang tunggu lama, semua pasien BPJS menunggu lama," katanya.

Kronologisnya diceritakan Samuel, dirinya yang telah melakukan sesuai prosedur mulai dari pendaftaran administrasi di lantai I yang dibuka pada jam 09.00 sampai 12.00, kemudian setelah itu dirinya harus menunggu di lantai 5 (Poli layanan BPJS) sampai jam 13.00. 

"Oleh petugas Poliklinik, kami disuruh tunggu sampai jam 15.00 sore. Alasannya dokter belum ada, masih dalam perjalanan," ungkap Samuel.
Katanya, kalau membandingkan pelayanan Poli BPJS Siloam Hospitals Manado ini begitu beda dengan pelayanan pasien umum di Lantai 3.

"Saya merasa tidak adil saja cara pelayanannya antara pelayanan pasien BPJS dan umum. Sebenarnya tidak apa-apa, tapi kepada pimpinan dan seluruh staf Siloam Hospitals, tolong pelayanannya lebih teratur lagi," terangnya sembari menambahkan walaupun hanya pakai BPJS Kesehatan, tapi toh pasien tetap membayar iuran setiap bulan. 

"Makanya, sebagai masyarakat saya melihat untuk pelayanan rumah sakit tipe B, menurut saya, tidak layak. Apalagi pelayanan Poli BPJS hanya ditempatkan di kamar-kamar pasien yang dikosongkan," terang Samuel.

Melalui Public Relation Siloam Hospital Manado, Lisa mengatakan lamanya pelayanan dari dokter BPJS itu karena memang dokter spesialis yang menangani layanan BPJS semuanya telah berstatus ASN. 

"Jadi, mereka melakukan tugas utama dulu (sebagaimana prosedur) di RSUP Prof Kandouw, setelah itu pada sorenya ke Siloam Hospitals. Memang layanan BPJS oleh dokter spesialis di Poli bukanya jam 15.00 sore. Hanya saja, hari Selasa (25/04) keterlambatan layanan dokter karena masih melakukan tindakan medis di RSUP Prof Kandouw," ungkapnya.

Soal lama menunggu, lanjut Lisa, Siloam memohon maaf kepada para pasien, khususnya kepada Pak Samuel Lanongbuka bersama keluarga.

"Memang di sini yang kami lihat adalah miss communication antara staf Siloam dan pasien, apalagi pasien telah menunggu lama. Tapi antara layanan BPJS dan umum tidak ada perbedaan. Semua sama. Ini menjadi evaluasi bagi kami," pungkasnya.

(IsJo)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 30 April 2017 , ,

0 komentar for "Pasien BPJS Kesehatan Tidak Rasakan Keadilan, Greisthy Siap Evaluasi RS Siloam Manado"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional