Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau
Pratinjau

Bersihkan Danau Tondano dari Enceng Gondok, Pemkab Minahasa Tambah Eskavator

Nampak alat berat tengah membersihkan Danau Tondano dari Enceng Gondok.

Minahasa, detiKawanua.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa sangat peduli terhadap pelestarian Danau Tondano. Buktinya, tahun ini kembali dianggarkan pengadaan alat berat ekskapator untuk membersihkan gulma eceng gondok.

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Sekdakab Minahasa Drs Moudy L Pangerapan MAP ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. 

Menurutnya, APBD 2017 ini sudah pasti ketambahan 3 (tiga) alat berat. "Untuk saat ini, ada 3 alat berat yang sudah beroperasi milik Pemkab Minahasa. Jadi, kalau masuk ketambahan tiga lagi. Maka sudah enam alat berat yang akan beroperasi. Kemungkinan alat berat tersebut akan ada dalam waktu dekat ini," kata Moudy L Pangerapan, Senin (17/04) kemarin.

Dia menegaskan, jika keenam alat berat ini sudah beroperasi maka akan mempercepat pembersihan gulma eceng gondok yang sudah menjadi persoalan klasik dari tahun ke tahun.

"Ini bukti kepedulian pemerintah terhadap masyarakat pesisir danau, khususnya nelayan air tawar yang menjadikan danau sebagai sumber penghidupan. Selain itu, bagian dari upaya untuk menjaga dan melestarikan ikon Minahasa," tegas mantan KasatPol-PP Minahasa ini.   

Sebelumnya, akibat Eceng Gondok, sebanyak 17 orang dari persekutuan doa Rahmat Ilahi Oikumene Wawalintouwan, terjebak di tengah Eceng Gondok saat hendak pulang ketika berwisata untuk menggelar ibadah Paskah di Pulau Likri yang ada di tengah Danau Tondano,  Senin (17/04) siang kemarin, sekitar pukul 14.00 Wita.

Terjebaknya ke-17 korban ini, dikarenakan arah angin yang berubah, setelah sebelumnya dalam keadaan bersih tapi ketika angin bertiup arah Pulau Likri maka Eceng Gondok menutupi pulau membuat para korban ini terjebak.

Namun terkait persoalan itu, pihak Pemkab Minahasa melalui Pemerintah Kecamatan Eris dinakhodai Camat Eris Deidy Tumarar, dibantu Basarnas Minahasa, langsung melakukan tindakan penyelamatan dan berhasil melakukan evakuasi terhadap para korban yang semuanya selamat  dalam keadaan sehat. (*/Sandy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 18 April 2017 , ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional