Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Isu Penculikan Anak, Ini Statemen Resmi Kapolres Minsel

Kapolres Minsel saat memantau suasana kota Amurang. /Ist

Minsel, detiKawanua.com
- "Orangtua di Sulawesi Utara Siaga Satu. Buah hati Anda bisa saja jadi korban penculikan anak! Itu bunyi salah satu konten yang beredar di media sosial, yang tengah viral saat ini.

Menyikapi isu penculikan anak yang kurang lebih dua pekan menjadi headline di sejumlah media elektronik, media cetak dan media online Sulut dan Nasional, di mana dikatakan pelaku penculikan dilakukan oleh orang gila dan/atau oleh orang yang lagi jualan, langsung ditanggapi serius Kapolri Jenderal Tito Karnavian.‎

Tito menegaskan, bahwa kabar tentang penculikan anak adalah tidak benar. Ia mengatakan isu tersebut menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia. "Saya yakinkan Anda, saya sudah cek di Manado, Sumatera Utara, dan beberapa wilayah lain termasuk Jakarta. Berita tersebut adalah hoax, tidak benar," kata Tito, di Wisma Bhayangkari, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/03).

Tito mengaku telah mengecek ke Polda setempat dan seluruhnya mengatakan tidak ada. Tito juga mengatakan kabar adanya penculikan dan diambil organnya, itu juga tidak benar. "Berdasarkan hasil pengecekan saya ke Kapolda yang ada berita itu, semuanya menjawab telah melakukan pengecekan dan hasilnya tidak ada," tegasnya.

Menindaklanjuti penyataan Kapolri tersebut, jajaran Kepolisian Resor Minahasa Selatan (Polres Minsel) menyatakan, kejahatan penculikan anak bukan hal yang baru, namun selalu berhasil diungkap dan ditangkap pelakunya. Karena itu pihak kepolisian mengimbau, agar individu atau kelompok tidak bercanda tentang isu penculikan anak seolah-olah benar, sehingga membuat resah masyarakat.

"Tidak menyebarkan berita mengenai isu penculikan dengan mengatakan ada anak yang hilang, dan ketika ditanyakan sumbernya hanya mengatakan katanya dan katanya, sehingga tidak ada sumber yang jelas namun sudah membuat masyarakat menjadi panik," imbau Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana SH SIK MSi melalui rilis yang diterima media ini. (Vandytrisno) 


Berikut petikan lengkap statemen Kapolres Minsel:

Terkait dengan berita penculikan, baik di media sosial, media elektronik maupun media cetak dan media online;
Saya mengimbau:
  1. Kita berdoa kepada Tuhan yang Maha Kuasa agar tidak ada hal hal buruk terutama soal penculikan anak yang terjadi di manapun di wilayah Indonesia, khususnya Sulut lebih khusus lagi Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara. Semoga Tuhan penguasa semesta alam selalu melindungi kita semua;
  2. Agar kita tidak menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya. Kecurigaan terhadap seseorang yang berlebihan dan menyatakan bahwa orang tertentu adalah pelaku penculikan, merupakan tindakan yang tidak patut dilakukan;
  3. Tidak menyebarkan berita mengenai isu penculikan dengan mengatakan ada anak yang hilang, dan ketika ditanyakan sumbernya hanya mengatakan katanya dan katanya, sehingga tidak ada sumber yang jelas namun sudah membuat masyarakat menjadi panik;
  4. Tidak bercanda tentang isu penculikan seolah olah benar yang membuat resah masyarakat;
  5. Bagi media yang memberitakan masalah antisipasi penculikan kami berterima kasih, namun tolong diperhatikan bahasa dalam pemberitaan dengan tidak membesar-besarkan hal yang belum terjadi seperti penjualan organ tubuh dengan nilai milyaran atau tebusan dengan nilai yang fantastis. Hal ini dikhawatirkan akan meresahkan masyarakat;
  6. Agar seluruh masyarakat mengetahui bahwa kejahatan penculikan bukan kejahatan baru, kejahatan ini memang pernah terjadi di Indonesia namun dapat terungkap dan tertangkap pelakunya. Lain halnya dengan di luar negeri yang sulit diungkap. Namun demikian kita harus tetap waspada jangan sampai kejahatan ini terjadi di negara kita khususnya Sulawesi Utara lebih khusus lagi Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara;
  7. Seluruh lapisan masyarakat harus peduli dengan kondisi ini, bukan hanya orangtua, guru, polisi, pemerintah, namun semua elemen masyarakat harus peduli dengan sama sama saling menjaga anak anak untuk tidak percaya kepada orang-orang yang tidak dikenal dan membujuk anak-anak untuk melakukan sesuatu. Sampaikan kepada pihak dan juga anak-anak untuk selalu melaporkan setiap kejanggalan yang terjadi di lingkungan kita.
Terima kasih.

Kapolres Minahasa Selatan
AKBP Arya Perdana, SH, SIK, MSi.

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 23 Maret 2017 , , ,

0 komentar for "Isu Penculikan Anak, Ini Statemen Resmi Kapolres Minsel"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional