Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Gunakan Uang APBD, Kegiatan Legislatif SulutGo Expo Dinilai Mubazir

Leslator Talaud, Semuel Bentian (kiri) dan Legislator Sulut,  Netty Pantouw (kanan). 

Manado, detiKawanua.com - Legislatif SulutGo Expo yang merupakan ajang kegiatan tahunan seluruh DPRD kabupaten/kota  dan provinsi untuk mensosialisasikan tugas dan fungsi DPRD, dinilai tidak terlalu berdampak pada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Semuel Bentian, yang merupakan Anggota Legislatif Kabupaten Kepulauan Talaud. Saat ditemui sejumlah awak media di stand pameran DPRD Talaud bertempat di Manado Town Square (Mantos).

"Acara Legislatif SulutGo Expo ini  tidak terlalu tepat, yang tepat itu adalah waktu kita berjumpa dengan masyarakat dengan melakukan hal-hal yang bisa dirasakan dan langsung menyentuh masyarakat," ujar Bentian, Kamis (30/03) kemarin.

Ketua Komisi A DPRD Talaud ini menambahkan, kegiatan tersebut sebaiknya dilaksanakan tiap lima tahun sekali karena menggunakan uang APBD dan tidak terlalu berdampak pada masyarakat.

"Saya rasa ini hanya acara seremoni saja, tidak terlalu berdampak pada masyarakat. Kegiatan ini alangkah baiknya satu kali dilaksanakan setiap periode. Bisa dikatakan kegiatan seperti ini mubazir, karena menggunakan uang APBD," tukasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulut Netty Pantouw yang ditemui di tempat yang sama (Mantos, red) menilai kegiatan Legislatif Expo ini positif untuk masyarakat agar mengetahui tugas dan fungsi DPRD, baik itu Kabupaten/Kota maupun DPRD Provinsi.

"Kegiatan ini sangat positif untuk masyarakat, karena selama ini banyak masyarakat mungkin tidak mengetahui tugas dan fungsi DPRD, baik kabupaten/kota maupun provinsi. Dengan adanya kegiatan ini mampu menjelaskan ke masyakarat akan tugas dan fungsi DPRD itu sendiri," terangnya.

Legislator Sulut dari Partai Demokrat Dapil Minut-Bitung ini, juga tidak menampik, kalau dalam setiap kegiatan pasti ada penilaian negatif. Apalagi dalam kegiatan tersebut menggunakan anggaran APBD.

"Setiap kegiatan ada positif dan negatifnya, tergantung apresiasi dari masyarakat sendiri. Namanya juga kegiatan pasti menggunakan anggaran. Tapi pada prinsipnya Legislatif Expo ini tujuannya sangat positif untuk menjelaskan bahwa ini loh tugas dan fungsi DPRD, baik kabupaten/kota dan provinsi," pungkas Pantouw. (Enda)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 31 Maret 2017 , , ,

0 komentar for "Gunakan Uang APBD, Kegiatan Legislatif SulutGo Expo Dinilai Mubazir"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional