Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Dispora Manado Dituding Bohongi Publik Soal Permenpora

Lenda Pelealu (kiri), dan Hendrik Manossoh (kanan). /Ist

Manado, detiKawanua.com
- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Manado, Lenda Pelealu dituding bohongi publik dalam penjelasannya mengenao Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 65 tahun 2017, yang memuat aturan penyelenggara pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).

Hal ini disampaikan sejumlah mantan pelatih Paskibraka Kota Manado, saat ditemui Jumat (31/03) malam.

Menurut mereka, apa yang disampaikan Lenda Pelealu kepada media masssa, tidak sesuai dengan yang tertera dalam Permenpora. Di mana dalam Buku Ketiga Juknis Paskibraka tidak memuat syarat administrasi calon anggota Paskibraka dalam proses rekrutmen dan seleksi, seperti yang diklaim Pelealu sebelumnya.

Baca juga: Dispora Klaim Tidak Ada Pungli dalam Seleksi Paskibraka Kota Manado 

"Persyaratan administrasi tersebut berada dalam Buku Pertama Juknis Permenpora, yang mana syarat tersebut ditujukan untuk utusan Paskibraka tingkat nasional," terang Hervin Achmad, mantan Pelatih Paskibraka Kota Manado.

 Dengan demikian, hasil medical check up sebagai syarat administrasi peserta dalam seleksi Paskibraka Kota Manado 2017, menurut mereka tidak sesuai Juknis Permenpora. Apalagi biaya medical check up yang mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah tersebut dibebankan kepada para siswa siswi peserta seleksi.

Mantan Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Sulawesi Utara, Hendrik Manossoh mengecam tindakan Dispora Manado, dan menganggap tindakan tersebut sebagai upaya pungutan liar (Pungli). 
 
"Biaya medical check up yang dibebankan Dispora kepada siswa siswi peserta seleksi Paskibraka adalah upaya pungutan liar. Dan hal ini , tidak pernah terjadi dalam sejarah seleksi Paskibraka di Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Kota Manado, sejak era 80-an," kecam Manossoh, sembari mendesak pihak Ombudsman segera mengumumkan hasil investigasi kasus dugaan mal-administrasi dalam seleksi Paskibraka Kota Manado 2017.
 
 
Mantan Paskibraka Nasional tahun 1990 utusan Sulut ini, berharap kisruh seleksi Paskibraka di kota Manado, menjadi perhatian utama dalam Rapat Kerja yang digelar Pengurus PPI Sulawesi Utara, Sabtu (01/04) besok. (Acan/vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 31 Maret 2017 , , ,

0 komentar for "Dispora Manado Dituding Bohongi Publik Soal Permenpora"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional