Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Sekda Korengkeng: Daripada Ba Karlota, Lebe Bae Ba Baca Buku

Sekda Korengkeng saat memberikan arahan pada sosialisasi pemasyarakatan dan minat baca.

Minahasa, detiKawanua.com - Sosialisasi pemasyarakatan minat dan kebiasaan membaca untuk mendorong terwujudnya masyarakat pembelajar Kabupaten Minahasa dilaksanakan di ruang sidang kantor Bupati Minahasa, Selasa (21/02), dibuka oleh Bupati Minahasa yang diwakili Sekda Jeffry R Korengkeng. 

Sosialisasi diawali laporan kegiatan oleh Kepala Dinas Perpustakaan Bpk Drs Jemmy P H Maramis dan dihadiri oleh 2 orang perwakilan dari setiap organisasi perangkat daerah sampai kecamatan se Kab Minahasa. Sementara yang menjadi narasumber kegiatan adalah Sekda Korengkeng, Admin Taturu SH selaku pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulut, Kadis Perpustakaan Minahasa Drs Jemmy PH Maramis yang didampingi Kabid Perpustakaan Treis Mamuaja SPd, Kabid Pelayanan Alih Media dan Otomasi Perpustakaan Dolfie Assa SE, dan Kabid Kearsipan Herry Basry.

Dalam sambutan dikatakan, kegiatan ini sebagai bagian dari upaya dan komitmen bersama untuk memajukan peradaban dan meningkatkan kualitas SDM di Minahasa melalui peningkatan minat baca sebagai jendela informasi di era kebangkitan nasional yang baru.

Perkembangan zaman telah membawa kita pada era globalisasi yang diikuti dengan perubahan wajah dunia yang semakin rentan terhadap persaiangan hidup yang tak hnya mampu dihadapi dengan mengandalkan ketersediaan SDA yang melimpah, tetapi mempersyaratkan tersedianya SDM yang mampu menguasai sumberdaya terkini yaitu ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi yang diibaratkan sebagai kunci pembuka jendela dunia. Menurut Sekda JRK, salah satu jalan bagi seseorang untuk menguasai sumberdaya pembangunan, adalah dengan membaca untuk membuat orang lebih berpengetahuan, berwawasan, memiliki ide dan gagasan baru, serta semakin bijak dalam menilai dan memiliki banyak pilihan memutuskan sesuatu, karena membaca bisa menjadi sumber inspirasi bagi manusia untuk termotivasi melakukan hal-hal yang besar.

"Problematika saat ini, bahwa membaca belum dijadikan budaya dalam masyarakat kita, hanya dijadikan kegiatan sampingan pengisi waktu dan belum dianggap sebagai kebutuhan," kata Sekda.

"Masyarakat Jepang, Benua Eropa dan lainnya, mampu menjelma menjadi bangsa yang sangat besar dan maju karena masyarakatnya menjadi pembaca yang siap melahap berbagai literatur dunia kalau di sini masih banyak yang buang waktu dengan ba 'Karlota'  daripada membaca. Kalau hal positif yang dibicarakan tidak masalah," tambah Sekda sambil sedikit berkelakar.

Karena itulah kegiatan yang digelar saat ini, patut dihayati sebagai salah satu gebrakan strategis untuk memperkuat budaya literer (budaya membaca) masyarakat Minahasa. "Hal ini sangat sejalan dengan visi pembangunan untuk mewujudkan Minahasa yang Sejahtera dan bermartabat salah satu upayanya melalui transformasi masyarakat menjadi masyarakat pembelajar dengan aktivitas membaca dan menulis akan menjadi investasi jangka panjang untuk mempercepat terwujudnya komunitas terdidik bagi pembangunan bangsa yang berkelanjutan (sustainable)," pungkasnya.

(*/Sandy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 21 Februari 2017 ,

0 komentar for "Sekda Korengkeng: Daripada Ba Karlota, Lebe Bae Ba Baca Buku"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional