Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Maret, Rakorda 15 Kab Kota Diskop Sulut Pastikan Metode 'Trafic Light' Vonis Koperasi

Manado, detiKawanua.com - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulut pada Bulan Maret depan mengagendakan pertemuan bersama 15 Dinas Koperasi di pemerintahan Kabupaten Kota, hal tersebut merupakan rapat koodinasi daerah (Rakorda) dengan pembahasan diantaranya soal sinergitas dalam rangka penataan dan pembinaan terhadap seluruh koperasi-koperasi yang ada di Sulawesi Utara (Sulut). Demikian dikatakan Kepala Diskop UKM Sulut, Christian Talumepa yang saat itu dampingi Sekertaris, Benny Kalonta, di ruang kerjanya, Kamis (23/02).

"Ini fungsi dari penataan sesuai dengan perintah undang-undang dari Kementerian sebagaimana tugas provinsi sebagai pengawasan dan pembinaan maka provinsi harus membangun sinergitas dengan Kabupaten Kota. Dimana juga koperasi-koperasi ini tidak ada di provinsi tapi berada di daerah-daerah (Kabupaten Kota)," jelas Talumepa.

Selain itu menurutnya dalam proses melakukan penataan dan pembinaan terhadap koperasi-koperasi tersebut, Diskop UKM Provinsi Sulut melakukan pemetaan dengan metode 'Trafic Light' (lampu merah, kuning dan hijau,red).

"Ini merupakan bentuk penegasan untuk menertibkan para koperasi 'kabur' (tidak jelas) yang ada di Sulawesi Utara agar tidak meresahkan masyarakat, sekiranya mereka (koperasi) bisa kembali kejalan yang benar sebagaimana fungsinya untuk mensejaterahkan anggotanya," jelas mantan Asisten III Setdaprov Sulut ini.

Talumepa yang juga merupakan 'orang hukum' itu memberikan pengertian tentang metode 'Trafic Light' seperti untuk koperasi yang melalui evaluasi masuk dalam kategori lampu merah artinya, badan hukumnya ada tapi pengurus dan anggotanya tidak jelas maka rekomendasinya adalah pembubaran.

"Lampu kuning itu, kelembagaan jelas perizinan, pengurus dan anggotanya jelas tapi mulai mati suri, yang kegaiatannya jenis usaha mulai kabur, maka itu perlu kehadiran negara dalam hal ini pendampingan pemerintah daerah Kabupaten Kota dan Provinsi untuk mengingatkan bahwa sudah lampu kuning jadi harus hati-hati, sehingga koperasi itu bisa semangat lagi beraktivitas kembali," urainya, sembari menambahkan bahwa untuk kategori lampu hijau itu semuanya jelas dan aktiv. Dimana Diskop UKM Provinsi juga akan terus melakukan pengawasan terus untuk lakukan pembinaan.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 23 Februari 2017

0 komentar for "Maret, Rakorda 15 Kab Kota Diskop Sulut Pastikan Metode 'Trafic Light' Vonis Koperasi"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional