Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Tidak Hanya Kebersihan, LH Fokus AMDAL di Lingkup Kesehatan dan Usaha

Foto tim DLH Provinsi Sulut saat melakukan pembersihan sampah waktu lalu di pantai Bunaken.

Manado, detiKawanua.com - Sukses bersama dalam kegiatan 'Gerakan Bersih-Bersih Muara Sungai dan Pantai Bunaken' yang merupakan program rutin Pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut melalui Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw itu yang pada Jumat lalu dikoordinir Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Provinsi Sulut, oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pun tidak berhenti sampai disitu namun mengencarkan timnya terhadap Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL) para pengusaha perhotelan, rumah makan serta rumah sakit.

Kepala DLH Provinsi Sulut, Marli Gumalag menyampaikan, guna menegakkan aturan di bidang lingkungan khususnya dalam hal pengelolaan limbah di Rumah Sakit, Hotel dan Restoran, maka dalam waktu dekat ini instansi yang dipimpinnya itu melalui tim kerja segera melakukan sidak disejumlah titik (RS, Hotel dan Restoran) tersebut.
"Sampai sejauh ini paling buruk pengelolaan limbah adalah perusahaan di bidang kelautan dan perikanan, sedangkan yang paling bagus untuk pengelolaan limbah adalah perusahaan pertambangan," kata Gumalag.

Lebih Lanjut dikatakannya, dalam sidak yang akan dilakukan itu menurutnya dimulai dari perusahaan perikanan dan selanjutnya Rumah Sakit sampai dengan restoran yang ada di Kota Manado maupun Kabupaten Kota.

"Jika adanya temuan buruknya pengelolaan Amdal di perusahaan yang akan di sidak, maka akan ada sanksi yang diberikan seperti peringatan keras hingga pada pencabutan ijin jika sudah fatal," tegas Gumalag yang juga merupakan mantan Kadis ESDM Provinsi Sulut itu.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 21 Januari 2017 ,

0 komentar for "Tidak Hanya Kebersihan, LH Fokus AMDAL di Lingkup Kesehatan dan Usaha"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional