Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Tidak Gampang, Ini Variabel Penentu Nasib Para Eselon III dan IV Pemprov Versi OD-SK

Sulut, detiKawanua.com - ke 465 pejabat Eselon III dan IV atau pejabat Administrator dan Pengawas di lingkup Pemprov Sulut pada Jumat (13/01) sore tadi bertempat di lapangan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Sulut di Kalasey Minahasa usai diambil sumpah jabatanya oleh Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, langsung menandatngani pakta intregritas (nota kesepakatan,red) yang terhitung sejak hari ini (tadi,red) sudah mulai 'action' pada tupoksi masing-masing tanpa mengesampingkan aturan dan mengutamakan kedisiplinan kerja.

"Saya mewakili pak Gubernur (Olly Dondokambey) dan pak Sekprov (Edwin Silangen) ucapkan selamat mengemban tugas amanah yang baru. Seperti yang selalu pak Gubernur katakan bahwa pangkat/eselon itu milik anda (ASN) tapi jabatan dilingkup Pemprov Sulut itu hak preogratif bapak Gubernur," ucap Kandouw dalam sambutan araha. kepada para pejabat Pemprov Sulut yang dilantik.

Dikatakannya, dalam proses penyusunan kelengkapan OPD bukanlah menjadi satu hal yang gampang karena memakan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu, melalui Gubernur Sulut harus melihat, mengkaji dan mengelaborasi semua variabel.

"Pangkat, pengalaman, trackrecord bahkan umur. Karena kita sepakat tetapkan penentuan eselon II batas usia 58 tahun, begitu juga dengan eselon III dan IV harus konsisten. Hingga saat-saat terakhir karena masih banyak yang tidak mendapatkan tempat, saya mengusulkan kepada pak Gubernur untuk kelahiran tahun 59 - 60 dipersiapkan untuk pensiun saja. Adapun beberapa tapi ekstraorginering karena orang yang bersangkutan masih dibutuhkan," kata Wagub.

Mudah-mudahan harapan Kandouw, kebijakan ini berbanding lurus dengan kinerja dengan usia muda melalui proses Assesment yang luar biasa. Dimana Eselon III ada 95 yang tidak disarankan dan Eselon IV lebih banyak lagi sekitar 300 yang tidak disarankan berdasarkan atas variabel-variabel yang digunakan.

"Asumsi kita apa yang dihasilkan ini sudah paripurna melalui kajian-kajian adalah, aparatur yang akan mampu mengejamantahkan, mengimplementasikan menterjemahkan apa yang menjadi roadmap pembangunan di Sulawesi Utara yang talah ditetapkan oleh pak Gubernur. Saya dan pak Sekprov bersama anda sekalian adalah hulubalang pembantu pak Gubernur dalam rangka mengimplementasikan visi misi yang sudah menjadi RPJMD dari pak Gubernur," jelasnya.

Diingatkan Wagub agar para pejabat ASN Pemprov Sulut untuk saling menguatkan, memberikan aura positif, memberikan dukungan satu sama lain.

"Jangan egois, inwork looking, jangan ego sektoral pakai 'kacamata kuda' bahwa tupoksi saya yang utama dan tupoksi lain nomor dua dan tiga, tidak! kita semua satu kesatuan, satu tubuh yang masing-masing jalankan fungsi sendiri-sendiri. Kita satu interprise yang tujuannya jelas mensejaterahkan masyarakat Sulawesi Utara, mulai hari ini semboyan kita tidak lain dan tidak bukan adalah Kerja, Kerja dan Kerja! tunjukkan loyalitas, dedikasi, prestasi, pengorbanan sesuai dengan sumpah dan janji yang diucapkan terutama disiplin," tegasnya.

Diketahui untuk Eselon III, pejabat yang dilantik berjumlah 226 pejabat dan untuk Eselon IV berjumlah 239 orang. Hadir dalam prosesi tersebut selain Wagub dan Sekprov Sulut, para pejabat Eselon II. Adapun sejumlah nama yang telah diambil sumpah Jabatan diantarannya Greyti Inggrid Giroth Direktur RSJ Prof dr VL Ratumbuysang, Niklas Silangen kepala UPTD Minsel Dinas Pengelolaan pajak dan retribusi Daerah, Jackson Ruaw Sekretaris Dinas Penanaman modal dan pelayanan tepadu satu pintu, Mario Wuisan Kasub Publikasi Bagian hubungan masyarakat Biro protokol kerjasama dan komunikasi publik, Flora Krisen sekretaris BKD, Clief Wangke kasub pengendalian bagian pengendalian dan kerjasama  Biro protokol kerjasama dan komunikasi publik, Feibe Rondonuwu Kabag Administrasi pelaksanaan dan kebijakan pembangunan Biro Administrasi pembangunan, Hendra Tambajong Kepala Sub Bagian Tata Usaha Wakil Gubernur, Joyce Matheos, Arfan Basuki, Pola Pontoh di bidang BPLH, dan Kabid Tata Lingkungan DLH Sulut, Tiny Tawaang.

.Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 13 Januari 2017 ,

0 komentar for "Tidak Gampang, Ini Variabel Penentu Nasib Para Eselon III dan IV Pemprov Versi OD-SK"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional