Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Sikapi Soal Investor Serta Dugaan TKA Ilegal di Sulut, Ini Pernyataan Gubernur

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey.

Manado, detiKawanua.com - Tersirat pernyataan warning dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambey terhadap seluruh perusahaan atau investor yang sudah beraktivitas maupun yang akan masuk berinvestasi di wilayah Sulawesi Utara, jika tidak sesuai dengan aturan ataupun tidak melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi (Pemprov) Sulut apalagi terkait dengan Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal atau tidak ada laporan bahkan tidak mengantongi dokumen perizinan.

"Pada intinya hingga saat ini tidak ada satupun perusahaan yang seperti itu," terang Gubernur, usai menghadiri Sertijab dilingkup Kemenkumham wilayah Sulawesi Utara, baru-baru ini.

Semua jenis perusahaan termasuk di bidang Pertambangan pun menurut Olly akan diberikan sanksi tegas jika mendapati atau melanggar aturan.

"Saya kira akan rugi sendiri mereka (Perusahaan/Investor,red). Kalau ditutupkan rugi sendiri, sudah berinvestasi tapi tidak berkoordinasi dengan pemerintah provinsi," tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut, Erni Tumundo menghimbau kepada seluruh perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing agar sesegera mungkin melaporkan kembali pekerja asing ke Dinakertrans. 

"Aturannya setiap enam bulan sekali perusahaan wajib melaporkan dokumen TKA,"kata Tumundo, kepada wartawan, Selasa(17/01).

Dimana jumlah TKA yang ada sekarang seperti di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sebanyak 126 orang asal Tiongkok diantaranya perusahaan tambang SEJ, 55 tenaga kerja asing, dan di kapal pembangkit listrik terdapat 58 orang tenaga kerja asal negara Turki.

"TKA yang dipekerjakan di Sulut mempunyai izin dan kelengkapan dokumen. Namun berdasarkan aturannya perusahaan wajib melapor enam bulan sekali data-datanya itu yang belum berjalan sebagaimana mestinya. Saya meminta kepada seluruh perusahaan yang mempekerjakan para TKA agar secepatnya melapor guna kepentingan pedataan kembali," ujar Tumundo. (tm/dkc)

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 17 Januari 2017 , , ,

0 komentar for "Sikapi Soal Investor Serta Dugaan TKA Ilegal di Sulut, Ini Pernyataan Gubernur"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional