Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Kembangkan Sektor Pertanian, Pemkab Akan Cetak Sawah dan Siapkan Tenaga Penyuluh

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perkebunan Pemkab Talaud, Dirman Gumolung SPt MM.

Talaud, detiKawanua.com - Menyikapi program Presiden Joko Widodo dengan mengutamakan kesejateraan rakyat, kali ini pengembangannya dilakukan di sektor pertanian dengan program Cetak Sawah. Hal ini sudah dilakukan oleh semua Kabupaten/Kota terlebih khusus Kabupaten Kepulauan Talaud yang waktu lalu di tahun 2016 sudah dilakukan di Kecamatan Rainis Desa Bantane yang mendapat bantuan dari Jajaran TNI.

Diwawancarai di ruang kerjanya, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemkab Talaud, Dirman Gumolung SPt MM mengatakan, terkait bantuan cetak sewah sekitar 300 Hektar itu dari tugas dan perbantuan Satker Provinsi Sulawesi Utara.

"Untuk Kabupaten Kepulauan Talaud ada beberapa titik yakni di Kecamatan Essang (Desa Lalue), Kecamatan Beo (Desa Resduk dan Desa Bantik), Kecamatan Rainis (Desa Alo), Kecamatan Pulutan (Desa Pulutan), Kecamatan Gemeh (Desa Malat dan Desa Taruan). Jadi ada potensi di Kecamatan Gemeh yaitu belum ada irigasi teknis tapi sesuai dengan hasil rapat di provinsi, bahwa yang penting ada sumber air berupa sungai yang sistemnya nanti adalah pompanisasi. Karena kegiatan ini baru dimulai jadi bisa melibatkan TNI. Karena secara Nasional, pemerintah pusat dengan Panglima TNI telah melakukan MOU yang intinya dalam pengembangan pertanian.," ujar Gumolung kepada wartawan detiKawanua.com, Selasa (17/01).

Lanjut Gumolung, progres yang sudah dilakukan oleh pemerintah, Panglima TNI dan masyarakat yaitu di Desa Bantane dengan target 85 Hektar sudah terealisasi. Kegiatan Cetak Sawah ini tujuannya adalah untuk meningkatkan produksi pertanian yang lebih khusus cetak sawah, karena kalau bicara Talaud potensi Talaud memang pantas mendapatkan itu.

"Kalau setiap tahun ada peningkatan lahan padi sawah pasti setiap tahun juga ada peningkatkan produksi beras, secara otomatis bisa mengurangi impor beras dari kabupaten/kota lainnya. Ini lokasi pencetakan sawah bisa dioptimalkan walaupun tidak keseluruhan pasti dapat dinimakmati oleh seluruh masyarakat Talaud," kata Gumolung.

Selama ini petani mengalami masalah pengolahan lahan karena biaya yang ditimbulkan sangat mahal, sehingga kita sudah dapat dukungan dari pemerintah pusat terkait fasilitas pendukung seperti handtractor, mesin tanam dan mesin panen. Jadi itu sangat mendukung. Tetapi lagi-lagi yang menjadi kendala adalah ketersediaan air. Kalau Irigasi ini dari Pihak Dinas PU yang sementara melakukan kegiatannya membangun jaringan-jaringan air bersih pasti sudah biasa disiasati.

"Dalam hal membantu masyarakat mengelola lahan pertanian cetak adalah dengan adanya OPD baru, sehingga BP4K sudah bergabung juga di sini dan tenaga-tenaga fungsional dan tenaga penyuluh sudah ada di sini. Untuk proses koordinasi di lapangan sudah sangat bagus, karena sudah di 18 kecamatan yang semuanya terobosan Sarjana Pertanian, dan juga sudah ada tambahan Tenaga Harian Lepas dalam nanti membantu masyarakat menjawab keluhan dalam mengelola lahan pertanian dan pembiayaannya juga dari Pemerintah Pusat," tutup Gumolung.

(RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 17 Januari 2017 ,

0 komentar for "Kembangkan Sektor Pertanian, Pemkab Akan Cetak Sawah dan Siapkan Tenaga Penyuluh"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional