Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
PratinjauPratinjauPratinjau PratinjauPratinjau

Data BMKG, Dinsos, BPBD dan NOAA Weather Radar

Manado, detiKawanua.com - Badan meteorologi Klimatologi dan Geo fisika (BMKG) sulut mengeluarkan surat himbauan kepada seluruh warga sulut, untuk terus mewaspadai cuaca extrim dengan curah hujan yang terus melanda darah ini.

Adapun update data 'Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Utara tanggal 27 Januari 2017, pukul.13.30 WITA hingga beberapa jam dalam hari ini isi surat himbauan tersebut:
Masih tejadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang pukul 14.00 Wita di Wilayah Manado, Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, Kepumauan Sitaro, Talaud dan Sangihe. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 16.00 Wita bahkan bisa sampai malam.

Sementara itu BPBD Sulut terus melakukan pemantauan di sejumlah daera yang terkena dampak dari cuaca extrim ini, diketahui saat ini BPBD sulut berada di Bolmut, sementara iti dinas sosial Provinsi Sulut yang dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulut, Grace Punuh mengunjungi kota Bitung dengan membawa bantuan kepada korban bencana di Kota Bitung.

Kepala BPBD Sulut, Noldy Liow mengatakan untuk BPBD di masing-masing daerah untu terus memantau dan memberikan laporan terkini kepada Pemprov agar koordinasi dan penangan tetap stanbay.

Sementara itu melalui Prakiraan cuaca sebagian wilayah Sulawesi Utara daei Sumber: NOAA Weather Radar & Imray tides planner) 27/1/2017 - 13.13 wib untuk 24 jam kedepan. Tanggal dan jam disebelah kiri atas setiap foto. Warna semakin ungu/merah menunjukkan bahwa peluang hujan dan intensitas hujan semakin besar. Hujan lebat akan berlanjut di sebagain besar wilayah, terutama sore ini sampai besok pagi (subuh). Air laut pasang jam 16.45 (2,3 m) dan 04.55 (1,7m).

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 27 Januari 2017 ,

BERITA TERBARU

SANGIHE

KESEHATAN

Lingkungan

Internasional