Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Seperti Idul Fitri, Waisak dan Nyepi, Pemerintah Pusat dan Sulut Fokus Pengamanan Natal Tahun Baru

Jakarta, detiKawanua.com - Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya baik pemerintah pusat, provinsi hingga Kabupaten/Kota untuk antisipasi di segala sektor seperti pasokan bahan pangan, bahan bakar minyak (BBM), transportasi mudik hingga kegiatan pengamanan dalam rangka menyambut perayaan hari besar keagamaan di Indonesia seperti Idul Fitri, Waisak, Nyepi, pun kali ini pemerintah bergerak cepat fokus terhadap persiapan pengamanan pada perayaan Natal (25 Desember) dan Tahun Baru (31 Desember 2016 -1 Januari 2017) yang melalui Presiden RI Joko Widodo, turut memberi perhatiannya pada kesiapan dan pengamanan terhadap ancaman terorisme.

"Agenda rapat terbatas sore hari ini seperti biasanya hal-hal yang berkaitan dengan persiapan Natal dan Tahun Baru adalah masalah kesiapan pangan, kesiapan BBM, dan kesiapan transportasi. Tapi satu hal yang sangat penting kali ini yang ingin saya berikan perhatian khusus yaitu masalah keamanan dan ancaman terorisme," terang Presiden saat memimpin rapat terbatas terkait persiapan Natal dan Tahun Baru yang digelar di Kantor Presiden RI, Jakarta pada Kamis (22/12) tadi.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada jajaran Polri untuk fokus dan memberikan atensi khusus dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat saat perayaan hari besar keagamaan berlangsung. Selain itu, Presiden juga meminta kepada jajaran TNI untuk dapat berkoordinasi dan bahu membahu bersama Polri guna mewujudkan hal tersebut.

"Saya minta Densus 88, Polri, dan jajarannya agar hal yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ancaman terorisme ini menjadi perhatian yang khusus. Saya juga ingin agar Panglima TNI beserta seluruh jajarannya mem-backup penuh Polri dalam hal yang berkaitan dengan keamanan dan ancaman terorisme ini," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja tim Densus 88 dan Polri terkait dengan penemuan bom aktif milik para terduga teroris di Tangerang Selatan. Sebagaimana diketahui, Densus 88 telah mengamankan bom dimaksud dari sebuah rumah di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, pada Rabu, 21 Desember 2016.

"Saya ingin memberikan penghargaan yang tinggi kepada Densus 88, kepada Kapolri, dan seluruh jajaran Polri yang telah bisa mengantisipasi sebelum kejadian sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan bisa dicegah sebelum kejadian," ujar Presiden saat itu.

Turut hadir dalam rapat terbatas tersebut di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhuhungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Pol. Budi Gunawan, Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana, Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan, dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto. (Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden).

MASYARAKAT SULUT TETAP MENJAGA KERUKUNAN DEMI KEBERSAMAAN DAN KEDAMAIAN



Pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dibawah tonggak pimpinan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw terus menghimbau kepada masyarakat di Bumi Nyiur Melambai (Sulut,red) berada dalam kerukunan dan menjaga keamanan ketertiban sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terutama di Sulut tetap berada dalam kedamaian.

Melalui Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulut, Steven Liow mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti TNI/Polri di wilayah Provinsi Sulut untuk tetap memantau perkembangan dan situasi dilapangan.

"Siang tadi (Kamis, 22/12) saya bari selesai melakukan rapat koordinasi dengan pihak Polda Sulut dalam rangka pengamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Semua terkoordinir dengan baik dan memang tujuannya untuk keamanan di Sulut agar tetap damai sehingga pun bisa menjadi perhatian dari seluruh provinsi di Indonesia," ungkap Liow.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 22 Desember 2016 , ,

0 komentar for "Seperti Idul Fitri, Waisak dan Nyepi, Pemerintah Pusat dan Sulut Fokus Pengamanan Natal Tahun Baru"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional