Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Provokasi di Medsos, Tim Cyber Crime Kantongi Ribuan Akun Palsu di Sulut

Foto Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey saat sambutan didampingi Pangdam XIII Merdeka, Mayjen TNI Ganip Warsito. (ist)

Manado, detiKawanua.com - Data yang diterima Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari tim Cyber Crime (Kepolisian dan komunikasi Intelejen,red) untuk pengguna akun palsu di media sosial (Medsos) diantaranya Facebook, Twitter hingga penggunaan blogger/website di Provinsi Sulut hingga bulan November 2016 lalu telah mencapai hampir seribuan akun palsu bergentayangan di Medsos dan didominansi akun yang beraroma provokasi.

Data dan aktivitas dari para akun palsu tersebutpun menurut Plt Kepala Kesbangpol Sulut, Steven Liow laporannya sudah diketahui oleh orang nomor satu/Gubernur Sulut (Olly Dondokambey) sehingga Gubernur terus menghimbau agar masyarakat tetap menjaga persatuan kesatuan menjaga NKRI dan memperkuat kerukunan umat beragama bisa bijak dalam penggunaan medsos yang jika tidak, maka akan berurusan dengan penegak hukum karena telah ada aturan perundang-undangan yang mengatur hal tersebut.

"Kita hanya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan memantau/mengawasi terus perkembangan yang ada di dunia maya (internet/medsos,red) untuk mengantisipasi hal-hal yang negatif di Sulut," terang Liow.

Namun dikatakannya dibalik 1000an orang (akun palsu) yang sebagian besar ada di FB sekitar 5.000an warga dan akun medukung hal kerukunan hidup beragama.

"Kita sekarang berada diperingkat dua (2) hal kerukunan beragama. Langkah yang akan diantisipasi nantinya akan melakukan razia KTP hingga Kabupaten Kota yang dilaksanakan Dinas Catatan Sipil Kependudukan," tandasnya.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 18 Desember 2016 , ,

0 komentar for "Provokasi di Medsos, Tim Cyber Crime Kantongi Ribuan Akun Palsu di Sulut"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional