Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau

Pemprov Kampanyekan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sulut

Foto kampanye peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak tingkat Provinsi Sulut ditandai pelepasan famplet dan penandatanganan spanduk putih oleh Sekprov Sulut, Edwin Silangen, Kepala BP3A Sulut, Erny Tumundo diikuti para instansi/lembaga terkait, LSM serta Ormas. (Ist)

Manado, detiKawanua.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan sikap mendukung 'Kampanye Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak' salah satunya mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang penerapan hukuman kebiri bagi pemerkosa. Hal ini ditegaskan Sekprov Sulut, Edwin Silangen seusai membuka kegiatan kampanye Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak tingkat Provinsi Sulut, disertai pawai 1000 pamflet dilapangan kantor Gubernur pada Sabtu (03/12).

Lanjut Silangen, banyak hal yang disuport oleh Pemprov Sulut lewat Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (BP3A) Sulut, salah satunya dengan alokasi anggaran baik di tahun 2016 serta 2017 mendatang, sehingga kampanye ini harus terus disosialisasikan, termasuk kerjasama dengan berbagai pihak terkait baik itu LSM dan Ormas perempuan.

"Pengawasan dini baik perempuan dan anak dan secara internal itu dimulai dari keluarga, selain itu kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota yang ada di Sulut, terima kasih telah melakukan upaya dan kebijakan dalam memberdayakan perempuan dan anak pula di tingkatan daerah (Kabupaten/Kota)," ungkap Silangen yang didampingi Kepala BP3A Provinsi Sulut, Erny Tumundo.

Sekprov pun menghimbau kepada semua masyarakat Sulut untuk menghindari konsumsi miras berlebihan yang sering membuat lepas kontrol.

"Karena hal ini merupakan salah satu efek kepada siapa saja, teristimewah kepada perempuan dana anak sehingga diperlukan kewaspadaan diri untuk menghindari miras sedapat mungkin," pungkas Panglima ASN Pemprov Sulut itu.

Adapun bukti tanda dukungan, dalam kegiatan tersebut Sekprov mewakili Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw dalam mendukung stop kekerasan terhadap perempuan dan anak bersama-sama instansi terkait serta LSM dan ormas yang diperkirakan ratusan orang turut melepas pawai kampanye pamflet dan menandatangani spanduk berwarna putih. (timdkc)

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 05 Desember 2016

0 komentar for "Pemprov Kampanyekan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Sulut"

BERITA TERBARU

MITRA

TALAUD

KOTAMOBAGU

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional