Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Harga Bahan Pokok dan Kopra Mulai Naik, Ini Tanggapan Legislator dan Petani di Talaud

Ilustrasi. 

Talaud, detiKawanua.com - Jelang perayaan Natal, di tengah semakin melonjaknya bahan pokok, kembali masyarakat Talaud digembirakan dengan menanjaknya harga kopra dari 9 ribuan naik menjadi 10 ribuan.

Hal tersebut, diungkapkan oleh salah seorang Petani asal Desa Dapalan Kecamatan Tampan, Amma Nehemia Lau, Minggu (18/12), bahwa tak disangka harga kopra tiba-tiba naik hingga 10 ribuan/kg di tengah suasana Natal, di mana harga bahan pokok juga kian menanjak.

"Kenaikan harga tersebut sangat membantu kami sebagai masyarakat petani, karena di tengah begitu banyaknya tuntutan kebutuhan jelang natal, pemerintah mampu menaikkan harga jual Kopra," ujar Lau

Meskipun, tambahnya, bila dibandingkan dengan harga bahan pokok sekarang, yang paling relevan 15 ribu/kg tapi 10 ribu/kg juga sudah membantu. Dan sebagai masyarakat sangat mengharapkan kiranya kenaikan harga bisa mencapai 15 ribu/kg.

Tempat terpisah,  Ketua Fraksi DPC Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Talaud Pdt Van H Ambuliling STh mengatakan, kita turut bergembira, meskipun kita sama-sama mengerti bahwa harga barang telah lebih dulu naik. Jadi setidaknya ada penyesuaian.

"Lagi pula, harga kopra sepenuhnya tergantung pasar. Biasanya kenaikan yang tinggi lalu diikuti penurunan yang drastis karena stok melimpah. Jadi para Petani patut berhemat. Salah satu upaya mmpertahankan harga, adalah dengan mempertahankan dan meningkatkan bargaining position para petani. Supaya harga tidak hanya diatur oleh pembeli, tapi juga oleh petani produsen. Saran saya, ada baiknya petani membuat semacam paguyuban, komunitas atau organisasi, untuk menjaga kualitas kopra," terang Ambuliling.

Sementara Ketua DPD PAN Kabupaten Kepulauan Godfried Timpua SIP mengatakan, kenaikan harga kopra tentu sangat membantu masyarakat. Hal ini perlu diapresiasi, terutama di bulan ini di mana kebutuhan masyarakat yang sangat tinggi setidaknya dapat terbantu dengan kenaikan harga kopra. Namun tentu pemerintah harus memantau perkembangan harga barang. Percuma harga kopra naik tapi harga barang juga naik bahkan tidak terkendali.

"Manfaatkan peluang kenaikan harga kopra ini dengan sebaik-baiknya dan secepatnya mengolah kelapa menjadi kopra, jangan sampai harga mendadak turun," tutup Timpua, yang juga sebagai Ketua Fraksi Ampera di Dekab Talaud.

(RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 21 Desember 2016 , , ,

0 komentar for "Harga Bahan Pokok dan Kopra Mulai Naik, Ini Tanggapan Legislator dan Petani di Talaud"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional