Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Gubernur: Sejarah Terukir di Sulut Hadirnya KODAM XIII Merdeka

Foto bersama Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, Wagub, Steven Kandouw, Kasad Jendral TNI, Mulyono, Pangdam XIII Merdeka, Ganip Warsito, Wakil Ketua MPR RI, EE Mangindaan dengan segenap petinggi TNI AD.

Manado, detiKawanua.com - Diresmikannya Komando Daerah Militer (Kodam) XIII Merdeka sekaligus penyerahan Pataka Jaya Sakti kepada Pangdam Mayjen TNI, Ganip Warsito selaku pimpinan Kodam oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono pada Selasa (20/12) pagi tadi di lapangan Makodam XIII Merdeka, disaksikan langsung Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur, Steven Kandouw dan Sekertaris provinsi, Edwin Silangen dan segenap Forkopimda Sulut beserta para undangan dari Jakarta dan 15 Kabupaten Kota di Sulut.

Gubernur dalam sambutannya selain memberikan ucapan selamat atas pengresmian sekaligus pelantikan kepada Pangdam XIII Merdeka (Mayjen TNI Ganip Warsito,red) yang membawahi wilayah Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo itu, berharap semakin memantapkan gerak dan laju pembangunan daerah dan bangsa tercinta Indonesia.

"Diaktifkan Kodam ini, utamanya untuk menjaga kedaulatan Negara dari ancaman masuknya pengaruh ideologi asing, terjadinya kegiatan kejahatan lintas negara (trans nasional crimes), ilegal fishing, perdagangan manusia (woman and child trades traffiking), imigran gelap (illegal immigrants), penyeludupan manusia (people smugging), peredaran narkotika pintu masuk teroris dan perompakan serta ancaman stabilitas nasional lainnya," terang Gubernur.

Dikatakannya pula bahwa pada hari ini (Selasa,red) sejarah terukir di Nyiur Melambai (Sulut,red) seiring dengan diaktifkannya kembali Kodam XIII Merdeka yang pernah berdiri pada tahun 1957 dan dinonaktifkan kembali pada tanggal 12 februari 1985 melalui SK No : Skep/131/11/1985 tentang liquidasi kodam dan Kodam XIV Hasanudin menjadi Kodam VII Wirabuana.

"Kehadiran Kodam ini semakin memantapkan langkah pemerintah daerah mewujudkan Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang di kawasan indonesia timur karena dengan adanya Kodam ini akan diikuti dengan distribusi personil dan peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana termasuk Alutsista (Alat Utamama Siaetem Senjata) akan semakin meneguhkan stabilitas keamanan daerah," ungakap Dondokambey, sembari mengatakan kiranya dengan kepemimpinan Mayjen TNI Ganip Warsito dapat bersinergi dengan pemerintah Sulut demi capaian pembangunan yang semakin progresif dalam jalannya dari waktu ke waktu.

Adapun diketahui bahwa 'kekuatan' Kodam secara umum membawahi Komando Resort Militer (Korem), yang membawahi Komando Distrik Militer (Kodim), yang membawahi Komando Rayon Militer (Koramil), yang membawahi Bintara Pembina Desa (Babinsa). Dimana pengresmian tersebut dihadiri PangKostrad Letjen TNI Eddy Rahmayadi, Komandan Kodiklat AD Letjen TNI Agus Kriswanto, Sesepuh TNI AD diantaranya Wakil Ketua MPR RI, Letjen (Purn) EE Mangindaan, Mantan Pangdam Cenderawasi Mayjen (Purn) Albert Ingkiriwang,  Para Perwira Tinggi Mabes AD, Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Agus Surya Bakti. Para Jenderal TNI asal Kawanua-Sulut, Pejabat Tinggi di lingkup TNI / Polri,  Forkopimda Sulut, Bupati/ Walikota se Sulut , pemuka Agama dan Tokoh Masyarakat. (timdkc)

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 21 Desember 2016 , , ,

0 komentar for "Gubernur: Sejarah Terukir di Sulut Hadirnya KODAM XIII Merdeka"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional