Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau

Drainase Tertumpuk Sampah dan Trotoar Rusak, Warga Tikala Mengeluh

Sampah kelihatan menumpuk di dalam drainase.

Manado, detiKawanua.com - Salah-satu penyebab sehingga terjadinya banjir di beberapa kelurahan di Kota Manado, ternyata karena drainase telah tersumbat oleh tumpukan sampah. Lihat saja drainase yang tertumpuk sampah di Kelurahan Tikala, tepatnya di Jalan Balai Kota.

Menurut warga yang tinggal di daerah tersebut, jika tumpukan-tumpukan sampah itu tidak diangkut secepatnya oleh petugas kebersihan, maka dapat menyebabkan banjir.

"Saya beserta warga yang tinggal di daerah ini tentunya sngat was-was jika tumpukan sampah-sampah itu tidak secepatnya dibersihkan oleh petugas," kata Aseng kepada detiKawanua.com, Jumat (16/12).

Tumpukan sampah di samping Taman. 
Tak hanya di drainase, tumpukan sampah juga nampak terlihat di sekitaran Taman kecil yang berdekatan dengan Sekolah Adven, Tikala. 

Untuk itu, Aseng berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Kebersihan & Pertamanan (DK&P), secepatnya merespon perihal ini.
"Kami berharap pemerintah peka terhadap hal ini. Jika tidak, kami yang akan jadi korban jika hujan terus mengguyur kota Manado," pinta Aseng.

Kondisi trotoar.

Sebagaimana terpantau media ini, di wilayah tersebut bukan hanya tumpukan sampah yang membuat warga begitu resah. Trotoar yang biasanya digunakan para pejalan kaki, kondisinya juga sangat memperihatinkan. Sehingga, kata Aseng, pemerintah juga harus memperhatikan hal tersebut.

"Trotoar itu sudah lama rusak tapi tak kunjung diperbaiki. Fasilitas umum ini kiranya menjadi perhatian juga oleh pemerintah," tutur Aseng berharap.

Sementara, Pemkot Manado melalui dinas terkait belum bisa dimintai keterangan terkait masalah ini.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 16 Desember 2016

0 komentar for "Drainase Tertumpuk Sampah dan Trotoar Rusak, Warga Tikala Mengeluh"

BERITA TERBARU

KESEHATAN

SOSIALBUDAYA

Lingkungan

Internasional