Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Soal LPG 'Langka', Timwasdal Kab Kota Diminta Waspadai Agen Nakal

Foto Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sulut, Jane Mendur.

Manado, detiKawanua.com - Kepala Biro Ekonomi Setda Sulawesi Utara (Sulut) Jane Mendur mengungkapkan secara keseluruhan berdasarkan Tim pengawas dan pengendali (Wasdal), belum lama ini terpantau penyaluran tabung melon (elpiji 3 Kg,red) dari 1480 agen dimasing-masing Kabupaten/Kota normal atau masih terpenuhi. Tetapi lebih diwaspadai agen nakal yang meraut keuntungan dengan beberapa pihak.

Diketahui, untuk Sulut kouta hingga Desember 2016 sebanyak 1480 pangkalan.
"Memang kami akui belakangan ini terjadi kelangkaan. Tindakan Biro Ekonomi telah panggil agen-agen elpiji, pertamina untuk mengecek sekaligus mengawasi kembali pangkalan, lebih hati-hati lagi jika para agen menyalurkan tidak sesuai aturan," jelasnya.

Maksudnya diperjualbelikan tidak sesuai peruntukkan. Misalnya rumah makan besar atau restoran besar, rumah tangga yang memborong lebih dari dua tabung. Lainnya, Mendur mengakui kemungkinan terjadi kelangkaan ada pangkalan nakal. Sudah menyalurkan tapi pangkakan ini bermain dengan pengecer lainnya.

"Bagaimana cara menjual elpiji sesuai perutukkan, sebab 3 Kg itu subsidi dari pemerintah untuk rakyat kurang mampu dan usaha kecil lainnya. Waktu lalu sebetulnya sudah tidak ada gejolak. Tapi berdasarkan pantauan Tim Wasdal dan staf kami yang turun langsung ke agen-agen beberapa hari belakangan ini sudah normal,"terangnya.

Terkait adanya laporan warga dibagian Wonasa Kapleng Kecamatan Singkil Manado masih terjadi kelangkaan elpiji 3 Kg hingga beberapa pengecer menjual diatas harga normal yakni Rp 35 ribu pada akhir pekan lalu. Mendur didepan wartawan telah mencatat lokasi tersebut dan akan segera ditindaklanjuti.

Diakuinya, dalam menjelang hari raya kebesaran agama seperti Natal, seperti pada tahun-tahun sebelumnya walaupun terpantau normal namun diikuti keadaan pasar, meningkat jumlah kebutuhan jelang Natal dan Tahun Baru pasti meningkat. Mendur menambahkan selain beberapa hal pemicu kelangkaan, juga persiapan di Hari Raya.

"Banyak pemakai biasanya mungkin pakai dua tabung, ini lebih dari itu otomatis permintaan meningkat. Kami ingatkan agen-agen hati-hati jangan langsung melayani orang apalagi tidak dikenal, jika perlu lihat KTP atau Kartu Keluarga (KK). Agen tidak bisa menahan pasokan, karena harus dipasok sesuai peruntukan,"pungkasnya, sembari menambahkan stok jelang natal aman tinggal mengantisipasi disetiap agen masing-masing Kabupaten/Kota, jauhi kecurangan. (tmdkc).

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 15 November 2016 , ,

0 komentar for "Soal LPG 'Langka', Timwasdal Kab Kota Diminta Waspadai Agen Nakal"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional