Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

LPK-Khaira Ummah Mengecam Keras Pelaku Pemboman Gereja di Samarinda

Pengurus LPK- Khaira Ummah Sulut. /Ist

Manado, detiKawanua.com
- Insiden  pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur pada Minggu (13/11), yang memakan 4 korban anak (satu  orang meninggal dunia, red), mendapat kecaman keras dari Lembaga Pemberdayaan Keumatan (LPK) Khaira Ummah Sulawesi Utara (Sulut).

Kecaman ini disampaikan oleh Ketua Umum LPK-Khaira Ummah, Sahrir Albar Bafagih terhadap pelaku yang dinilainya tidak manusiawi dan ingin merusak kerukunan beragama.

"Aparat dan penegak hukum harus menjatuhkan hukuman seberat-beratnya terhadap pelaku yang ingin memecah kerukunan umat beragama di negeri ini. Aksi teror yang dilakukan, adalah perbuatan yang tidak manusiawi dan tidak sejalan dengan apa yang diajarkan oleh agama islam," ujar Sahrir, Senin (14/11).

Mantan Sekertaris Anshor Sulut ini, juga mengimbau kepada masyarakat Sulut, agar tidak terprovokasi terkait insiden yang terjadi di samarinda.

"Kita sebagai umat beragama  di Indonesia, terutama di Sulut yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama, jangan mudah terprovokasi dengan insiden pelemparan Bom di Gereja Samarinda. Semoga secepatnya kita bisa mendapatkan informasi dari kepolisian, apa motif sebenarnya dibalik peristiwa tersebut," tandas Sahrir.

Sementara itu, Sekjen LPK-Khaira Ummah Heri Anwar, dengan tegas menyampaikan, pihak Kepolisian harus bertindak cepat mengatasi sindikat terorisme di Indonesia. Karena kejadian seperti ini bukan pertama kali, dan sangat  merugikan nama baik umat Islam itu sendiri.

"Kejadian seperti ini bukan hanya pertama kali terjadi di Indonesia. Tentunya yang dirugikan bukan hanya umat Kristiani di Indonesia, tapi nama baik Islam itu sendiri di mata dunia, dan terutama penilaian kaum minoritas di Indonesia. Oleh karena itu, pihak kepolisian harus bertindak cepat dalam membumi-hanguskan sindikat terorisme di Indonesia," tegas Heri Anwar.

Sekjen LPK-Khaira Ummah itu juga menambahkan, pelaku pemboman tidak paham sebenarnya arti jihad yang sesungguhnya diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Apa yang ada di pikiran pelaku adalah pemahaman dan ajaran yang sesat. Pelaku pemboman tidak paham sebenar-benarnya arti dan makna Jihad yang sesungguhnya," pungkas Heri Anwar.

(Enda)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 14 November 2016 ,

0 komentar for "LPK-Khaira Ummah Mengecam Keras Pelaku Pemboman Gereja di Samarinda"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional