Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Ini Kata Tumbelaka Soal Pengisian Sekda di Kabupaten Kota di Sulut

Foto pengamat pemerintahan Provinsi Sulut, Taufik Tumbelaka.

Manado,
detiKawanua.com - Terkait kemungkinan sejumlah Sekretaris Daerah (Sekda) di Pemerintah Kabupaten/Kota yang diprediksi akan "ditarik" kembali kedalam jajaran Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) guna memperkuat "kabinet" OD-SK, maka dipastikan akan ada sejumlah jabatan strategis, khususnya Sekda Kab/Kota akan kosong dan perlu diisi.

Hal tersebut mendapat penilaian dari pengamat pemerintahan Provinsi Sulut, Taufik Tumbelaka yang diharapkannya jika nanti jabatan tersebut (Sekda) akan diisi dari birokrat Pemprov untuk tidak harus dari Putra/Putri Daerah.

"Hal ini karena posisi Sekda adalah jabatan karier tertinggi dari birokrat dan juga dikalangan birokrat telah ditanamkan mental abdi negara, dimana masalah sentimen primordial seperti agama, asal-usul daerah, ras dan lainnya sudah bukan masalah dikalangan birokrat," kata Tumbelaka kepada detiKawanua.com, Kamis (10/11).

Dikatakannya, seorang birokrat telah terdidik dengan semangat kebangsaan dan telah sadar dimana posisi apapun terlebih khusus suatu posisi strategis akan dipercayakan kepada seorang birokrat karena dianggap layak dan mampu.

"Ini perlu diingatkan terkait dugaan sejumlah posisi Sekda Kab/Kota yang diduga akan lowong dan akan diisi birokrat dari Pemrov Sulut, yaitu antara lain Sekda Manado, Sekda Minahasa Utara, Sekda Minahasa, Sekda Bitung dan Sekda Tomohon. (tmdkc).

editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 10 November 2016

0 komentar for "Ini Kata Tumbelaka Soal Pengisian Sekda di Kabupaten Kota di Sulut"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional