Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Angka Penderita dan Potensi Diabetes Sulut Tinggi di Atas Rata-rata Nasional

Wakil Gubernur Sulut, Drs Steven Kandouw saat memberikan sambutan pada Apel kerja ASN Pemprov Sulut.

Manado, detiKawanua.com - Angka penderita Diabetes di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tinggi diatas rata-rata Nasional dengan masuk kategori tipe 2. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur, Steven Kandouw saat pelaksanaan apel kerja ASN Pemprov Sulut yang dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 52, di Kayuwatu Manado, Jumat (04/11) pagi tadi.

"Saya minta kepada ASN wajib pola hidup sehat, karena pola hidup sehat sangat berguna untuk kesehatan diri kita. Gaya hidup merupakan salah satu penyebab kita tidak bisa menahan diri dalam mengkonsumsi makanan berlebihan sehingga penyakit dapat menyerang kapan saja tanpa kita ketahui," kata Wagub.

Untuk itu, Wagub berharap kepada seluruh ASN Provinsi daerah Kabupaten/Kota agar tetap menjaga pola hidup sehat harus bisa dijaga demi kesehatan kita.

"Jadi, momentum HKN ini, mari kita canangkan penanggulangan kesehatan kita di tingkat hulu. Jangan nanti, terjadi penyakit baru kita atasi. Pokoknya dari tingkat hulu penanggulangannya. Tahun depan (2017) pada penyusunan RKA, agar perlunya sosialisasi - sosialisasi karena itu penting," pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Wakil Ketua TP-PKK, Devy Kartika Kandouw Tanos, Sekprov Sulut Edwin Silangen serta Kadinkes Sulut, Jemmy Lampus beserta jajaran ASN Pemprov Sulut, dengan ditandai pelepasan balon udara sebagai tanda peringatan rangkaian kegiatan HKN yang puncaknya pada tanggal 12 November resmi dibuka di Sulawesi Utara (Sulut).

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 04 November 2016 , ,

0 komentar for "Angka Penderita dan Potensi Diabetes Sulut Tinggi di Atas Rata-rata Nasional"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional