Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Soal Nasib Siswi SMP 10 Manado di Kota Denpasar, Saafa: Pemerintah Harus Tanggung Jawab

Angota DPRD Kota Manado, Syarifuddin Saafa.

Manado, detiKawanua.com - Setiap masyarakat yang keluar daerah dalam rangka mengharumkan nama daerahnya sendiri, maka menjadi kewajiban pemerintah daerah memperhatikan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh tiap-tiap yang bersangkutan.

Demikianlah sebuah kalimat yang keluar dari mulut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Syarifuddin Saafa, ketika mendengar sejumlah siswi yang saat ini sedang berada di Kota Denpasar, Bali, masih tertunda kepulangannya karena diduga kena tipu dari pihak Travel.

Saafa menilai, meskipun mereka kena tipu dari pihak travel, tapi bukan berarti pemerintah harus tutup mata dan telinga. Karena menurut Saafa, tujuan dari siswi yang diketahui berjumlah 28 orang itu tidak lain untuk kepentingan daerah.

Para siswi yang saat ini masih di Kota Denpasar, Bali. /Ist

"Yang namanya untuk kepentingan daerah, ya harus pemerintah yang tanggung jawab. Dan untuk langkah awal, saya kira harus dilakukan koordinasi dulu dengan pihak Diknas, agar supaya mendapat solusi terkait nasib mereka di sana," kata Saafa saat dikonfirmasi detiKawanua.com, Selasa (18/10) malam.

Dari informasi yang didapat media ini, keberangkatan siswi-siswi yang diketahui berasal dari SMP Negeri 10 Manado ke Kota Denpasar, karena mengikuti lomba Maengket pada Festival Kawanua.

Sementara, informasi dari beberapa sumber menyebutkan, saat ini para pelajar dari sekolah tersebut berada di salah satu Kantor Brimob Denpasar.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 19 Oktober 2016 ,

0 komentar for "Soal Nasib Siswi SMP 10 Manado di Kota Denpasar, Saafa: Pemerintah Harus Tanggung Jawab"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional