Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Selama 1 Bulan, Iven Chrismast Festival Disbudpar 'Keroyokan' Bersama BUMN

Foto rapat bersama Disbudpar Sulut, Biro Ekonomi dan para jajaran BUMN.

Manado, detiKawanua.com - Pelaksanaan iven nasional 'Chrismast Festival' di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) selama satu bulan full di Bulan Desember nanti yang rencananya dihadiri Presiden RI Joko Widodo itu, oleh Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Sulut akan menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta dalam mensukseskan kegiatan tersebut.

"Kami sudah rapat koordinasi dengan sejumlah pihak BUMN, tinggal dengan perusahaan-perusahaan swasta yang pada intinya bekerjasama dengan mereka karena kita tau bersama untuk anggaran dalam APBD kita juga tidak mencukupi sehingga nanti oleh mereka kita akan memasukan proposal dan bisa diketahui nantinya apa yang akan dipersiapkan mereka," jelas Kepala Disbudpar Sulut, Happy Korah bersama Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Sulut, Jeane Mendur dalam rapat koordinasi dengan sejumlah BUMN di ruang Ex WOC Kantor Gubernur, Rabu (26/10) siang tadi.

Dikatakannya ada 26 lomba yang nantinya akan digelar kegiatan dalam kurun waktu satu bulan tersebut dibeberapa titik di Manado dan nantinya pada puncaknya tanggal 27 Desember merupakan Natal bersama yang rencanannya diadakan di Tondano Minahasa.

"Natinya juga iven ini akan diusulkan untuk jadi iven tahunan. Yang pastinya, kami selalu siap untuk menindaklanjuti hasil dari pembicaraan tingkat atas (Pimpinan,red)," ungkapnya yang memperkirakan dalam iven ini membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar dan akan akan dikelola oleh Ivent Organaizer (IO) lewat tender di bagian ULP Setdaprov Sulut.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 26 Oktober 2016 ,

0 komentar for "Selama 1 Bulan, Iven Chrismast Festival Disbudpar 'Keroyokan' Bersama BUMN"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional