Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Ini Pendapat Empat Personil Komisi A terkait Pemblokadean Masjid

Personil Komisi A DPRD Kota Manado.
 
Manado, detiKawanua.com - Empat personil Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado mendesak pihak-pihak yang dengan sengaja memblokade sebuah Masjid yang terletak di Kelurahan Maasing, Lingkungan III, Kecamatan Tuminting.

Keempat wakil rakyat itu adalah Syarifuddin Saafa, Arthur Paat, Bambang Hermawan dan Michael Kalonio. Kepada detiKawanua.com, mereka mengatakan bahwa saat ini tanah tempat didirikannya Masjid di Kelurahan tersebut masih berproses dalam pengadilan. Sehingga, tidak sepatutnya diblokade.

"Siapa benar dan siapa yang salah, siapa pemilik dan siapa yang bukan, belum diketahui karena masih dalam tahap persidangan. Untuk itu, kami minta blokade terhadap Masjid itu dibuka. Kasihan jamaah Masjid yang ingin melaksanakan ibadah," kata Saafa, dan diiyakan ketiga rekannya tersebut di atas, Selasa (11/10).

Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang karib disapa Ustadz ini kembali menuturkan, setiap pemeluk agama memiliki kebebasan dalam beribadah. Jadi, lanjutnya, siapapun dia, sukunya dari mana, dan tingkat ekonominya seperti apa, bebas mengerjakan ibadah sesuai agama yang diyakini.
    
Jamaah Masjid duduk bersantai di depan Masjid. Foto ini diambil beberapa waktu lalu. Saat ini Masjid itu tertutup rapat karena diblokade oknum-oknum tertentu. /Ist

"Negara memberi kebebasan dan melindungi setiap warganya dalam hal ini. Dan sekali lagi, kami mohon dengan hormat blokade itu dibuka, sehingga jamaah di sana bisa kembali melaksanakan kewajibannya sebagai mana mestinya," ungkap legislator dua periode ini dengan nada halus.

Mengingat toleransi antar umat beragama di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado sangat tinggi, Saafa yang juga adalah Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulut mengemukakan pandanganya soal masalah terbilang urgen ini.

"Saya tidak mau berkomentar lebih karena masalah ini sangat sensitif. Sulut beberapa kali mendapat penghargaan di tingkat nasional juga karena kerukunan beragamanya sangat tinggi. Besar harapan saya agar Masjid itu dikembalikan seperti sedia kala," kunci Saafa.

Sekedar diketahui, pada kemarin, Senin (10/10), Komisi A telah menghadirkan sejumlah pihak dalam agenda rapat dengar pendapat (hearing) untuk mencari solusi terkait hal ini. Pihak-pihak yang dihadirkan itu antara lain: FKUB, Depag, Kepolisian, Anshor Kota Manado, Brigade Masjid, beberapa jamaah yang merasa dirugikan dan Hanny Wala yang diduga kuat adalah oknum di balik pemblokadean.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 11 Oktober 2016 ,

0 komentar for "Ini Pendapat Empat Personil Komisi A terkait Pemblokadean Masjid"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional