Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Kepada BP3A Sulut dan Peserta, Sekprov Ingati Soal Kinerja Berbasis SOP

Foto bersama Sekprov Sulut Edwin Silangen bersama Kepala BP3A Sulut, Erni Tumundo dan jajaran serta peserta SKPD terkait dan LSM, usai kegiatan. (ist)

Manado, detiKawanua.com - Sekertaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen menegaskan, dalam pelaksanaan tugas dilapangan perlu ada koordinasi yang baik agar maksimal dalam mencapai tujuan bersama. Dimana melaksanakan tugas tersebut tentunya harus berlandaskan Standard Operasional Prosedur (SOP). Demikian dikatakan Sekorov dalam membuka kegiatan penyusunan SOP koordinasi lembaga layanan dalam penanganan korban melalui forum koordinasi lembaga layanan pemberdayaan dan perlindungan anak di Provinsi Sulut. Kegiatan yang di gelar Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Provinsi Sulut ini berlangsung di Hotel Arya Duta Manado, Jumat (28/10). 

"Saya katakan, SOP ini penting untuk melaksanakan tugas dan tanggunjawab kita bersama, SOP ini menjadi semacam buku pintar untuk memecahkan masalah siapa dan apa yang dikerjakan," katanya. 

Dirinya juga menyebutkan, kita telah membangun dan menyediakan lembaga layanan perempuan dan anak  seperti pusat krisis terpadu (One Stop Crisis Center) baik yang berbasis masyarakat maupun rumah sakit, pusat pelayanan terpadu (PPT), yang telah terbentuk dibeberapa rumah sakit, ruang pelayanan khusus (RPK) baik di Polda maupun Polres. 

"Women Crisis Center yang dikelolah oleh LSM serta lembaga layanan hukum (LHB APIK) dan lain sebagainya. Semua itu bisa berjalan maksimal jika ada SOP," ujar Silangen sembari mengajak, lewat forum ini perlu disusun SOP tentang koordinasi lembaga layanan dalam penanganan korban, karena pentingnya SOP akan memberi arah bagi lembaga-lembaga ini dalam menjalankan tugasnya. 

Disamping itu dengan adanya SOP maka lembaga layanan akan mengetahui lingkup pekerjaannya, sehingga dengan kejelasan ruang lingkup ini.

"Jop Discription akan jelas dan diharapkan tidak akan terjadi tumpang tindih. Dengan demikian, sinergitas dan kinerja lembaga layanan akan terjaga dengan baik," pesan Silangen.

Sementara Kaban BP3A Provinsi Sulut, Erni Tumundo melalui Sekretaris Jouke Kairupan melaporkan, tujuan kegiatan tersebut selain tersusunnya SOP koordinasi layanan dalam penanganan korban juga meningkatkan koordinasi lembaga layanan dalam penanganan korban serta memberi arah bagi lembaga layanan dalam menjalankan tugasnya. 

"Sedangkan peserta merupakan utusan SKPD terkait dan LSM peduli perempuan dan anak sebagai pengelola lembaga penyedia layanan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Sulut," tambah Kairupan.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 29 Oktober 2016 , ,

0 komentar for "Kepada BP3A Sulut dan Peserta, Sekprov Ingati Soal Kinerja Berbasis SOP"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional