Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Bahas Pungli, OD dan Gubernur se-Indonesia Hadiri Rakor Bersama Presiden

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (kedua kiri) bersama Gubernur lainnya saat mengikuti Rakor bersama Presiden RI Joko Widodo/ Presiden saat memberikan pengantar dalam rakor tersebut. (Ist/hs.Jay)

Jakarta, detiKawanua.com - Rapat koordinasi seluruh Gubernur se-Indonesia bersama Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Kamis (20/10) siang tadi yang dihadiri juga oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (OD).

Dalam penyampainya Presiden menegaskan soal permasaalahan pungutan liar (Pungli) bahwa, namanya pungli itu bukan nilai besar kecilnya akan tetapi dari laporan keluhan yang diterimanya itu memang sudah puluhan ribu banyaknya, baik yang kecil-kecil urusan Rp10 ribu, Rp50 ribu, Rp100 ribu, bahkan ada yang urusan jutaan rupiah.

"Melihat keluhan dan informasi yang diberikan kepada saya, ini persoalan yang harus kita selesaikan. Jadi bukan masalah urusan Rp10 ribu tetapi pungli telah membuat masyarakat kita susah untuk mengurus sesuatu, atau misalnya di jalan dicegat, dimintai pungutan," kata Presiden sembari mengingatkan, masalah pungli itu pada akhirnya akan menimbulkan ekonomi biaya tinggi yang nanti akibatnya akan menurunkan daya saing ekonomi Indonesia.

Selain itu Presiden juga mengakui bahwa pungli ini sudah bertahun-tahun, dan sudah dianggap sebuah hal yang normal, biasa, serta bangsa Indonesia permisif terhadap pungli itu. Oleh sebab itu, Presiden mengajak para Gubernur seluruh Indonesia untuk membicarakan itu langkah-langkah konkrit di daerah dalam rangka pemberantasan pungutan liar.

"Tidak hanya urusan KTP, tidak hanya urusan sertifikat, tidak hanya urusan izin-izin, tidak hanya urusan yang ada di jalan raya, tidak hanya urusan yang berkaitan dengan di pelabuhan, di kantor, di instansi, bahkan di rumah sakit. Hal-hal apapun yang berkaitan dengan pungutan yang tidak resmi harus kita bersama-sama untuk mulai kurangi dan mulai hilangkan," tegas Jokowi.

Diketahui rakor tersebut dihadiri juga Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam, Wiranto, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Jaksa Agung Prasetyo, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (tim)

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 20 Oktober 2016 , ,

0 komentar for "Bahas Pungli, OD dan Gubernur se-Indonesia Hadiri Rakor Bersama Presiden"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional