Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Tuntut Keadilan, Mahasiswa Farmasi-Geothermal Minta Unima Ganti Rugi 300 Juta

Mahasiswa Geothermal FMIPA Unima saat menggelar aksi demonstrasi di kantor pusat, Senin (26/09) kemarin.

Minahasa, detiKawanua.com - Ekspektasi mahasiswa Universitas Negeri Manado (Unima) terhadap Rektor Prof Dr Julyeta P A Runtuwene MS DEA begitu besar. Bagaimana tidak, begitu rezim berganti, civitas akademika khususnya mahasiswa langsung menggantungkan harapan akan transformasi Unima kepada Runtuwene.

Begitu pintu perubahan terbuka, sejumlah pihak secara akselaratif menyampaikan berbagai gagasan dan aspirasinya. Tak heran bila Kantor Pusat Unima belakangan ini, nyaring dengan berbagai aksi unjuk rasa sejak Runtuwene menjabat orang nomor satu Kampus Biru.

Seperti Senin (26/90) kemarin, kali ini mahasiswa geothermal Unima menggelar unjuk rasa. Sama seperti tuntutan rekan mahasiswa dalam Farmasi Unima, mahasiswa geothermal menolak dipindahkan ke program studi (Prodi) Fisika. Mereka meminta pimpinan Unima memperjuangkan izin Prodi Geothermal.

“Kami datang untuk menuntut hak kami. Jangan menghancurkan masa depan kami. Kami menuntut adanya Prodi Geothermal. Kami anak kandung Unima. Ibu rektor harus membantu kami. Kami ingin geothermal,” seru Chriestio Naray, Devis Pakila, dan Bella Tumiir.

Pada kesempatan itu, meski boleh dikata menanggung kebijakan masa lalu, Prof Runtuwene secara gentlemen menerima para mahasiswa. Dengan terbuka, dirinya memberikan kesempatan pada mahasiswa farmasi juga geothermal yang bertepatan hadir saat itu untuk menyampaikan unek-unek mereka.

Menariknya, mahasiswa farmasi sempat mengajukan surat tuntutan kepada rektor. Mereka meminta Unima segera mengurus izin prodi farmasi. Jika tidak, mereka meminta ganti rugi. Yaitu ganti rugi Rp300 juta per mahasiswa khusus semester 11, Rp250 juta semester 9, Rp200 juta semester 7, Rp150 semester 5, Rp100 juta semester 3, dan Rp50 juta semester 1.

“Okey kami pindah karena belum ada kepastian. Kami mahasiswa farmasi,” pungkas mereka.

(**/Sandy)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 27 September 2016 , ,

0 komentar for "Tuntut Keadilan, Mahasiswa Farmasi-Geothermal Minta Unima Ganti Rugi 300 Juta"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional