Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Perpanjangan Masa WIUP dan IUP di Sulut Harus 3 Bulan Sebelum Berakhir

Kepala BKPM Provinsi Sulut, Lynda Watania.

Manado, detiKawanua.com - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur, Steven OE Kandouw mengingatkan dengan akan berakhirnya tahun 2016 ini bersamaan dengan itu ditekankan bagi perusahaan-perusahaan di Sulut terlebih bagi perusahaan pertambangan yang Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) dan Izin Usaha Perusahaan (IUP) akan berakhir masa aktivnya di tahun 2016 ini.

Melalui Kepala Badan Koordinasi Penenanaman Modal (BKPM) Provinsi Sulut,  Lynda Watania mengakui banyak perusahaan yang izinnya akan berakhir masa berlakunya pada tahun 2016.

"Jadi dalam aturannya, tiga bulan sebelum berakhir atay batas waktu akhir izin mereka sudah harus memasukan usulan terlebih dahulu ke BKPM karena untuk sekarang ini Pemprov Sulut selaku pemegang kewenangan penuh atas perizinan pertambangan sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 akan lebih berhati-hati dan selektiv lagi soal perizinan tersebut,"terang Lynda.

Adapun menurutnya hal tersebut dilakukan Pemprov Sulut bukan untuk menolak para investasi namun seharusnya semua berjalan dengan aturan yang berlaku agar dikemudian hari tidak menimbulkan masalah.

"Intinya harus sesuai dengan aturan saja. Soal evaluasi perusahaan itu kami akan mengecek terlebih pada keamanan lingkungannya apakah masih seperti dulu awal mereka masuk atau sudah ada perubahan itu yang akan dipastikan lagi,"ujarnya, sembari mengatakan Pemprov akan lebih selektiv lagi soal penerbitan dan perpanjangan WIUP dan IUP.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 01 September 2016 ,

0 komentar for "Perpanjangan Masa WIUP dan IUP di Sulut Harus 3 Bulan Sebelum Berakhir"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional