Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Penyakit Zika Belum Ditemukan di Talaud, Cegah!!!

Ilustrasi.

Talaud, detiKawanua.com - Meskipun penyakit Zika belum ditemukan atau teridentifikasi ada di Talaud. Tetapi Pemkab melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) tetap melakukan upaya pencegahan lewat gerakan 1 rumah  1 jumantik.

Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/09) lalu, Kepala Dinkes Kabupaten Kepulauan Talaud, dr.Kerry Monangin MKes mengatakan, sesuai dengan PP No 66 tahun 2014 tentang kesehatan lingkungan, bahwa pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab fasiliyas umum wajib melakukan upaya pengendalian vektor  dan binatang  pembawa penyakit termasuk pengendalian penyakit, maka dibentuklah Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang melakukan pemeriksaan jentik dan melaksanakan pemberantasan  sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M plus.

"Yang menjadi sumber penularan penyakit ini sama dengan DBD dan chikungunya yaitu nyamuk aides aigepty. Sehingga strategy pendekatan keluarga dengan 1 rumah 1 jumantik untuk pencegahan dan pengendalian penyakit ini sangat relevan," terang Monangin.

Pengendalian vektor nyamuk penular penyakit sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 374 tahun 2010 dilakukan dengan cara fisik, biologi terlebih dahulu, kimia dan terpadu. Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus adalah cara yang paling efektif dan efisien.

"Hasil dari kegiatan PSN 3M Plus ini adalah angka bebas jentik yang dilaporkan secara rutin me puskesmas dan dinas kesehatan setempat," ujar Monangin.

Mengutip pernyataan Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan RI dr.H.M Subuh MPPM ,kegiatan PSN 3M Plus yang benar apabila dilaksanakan secara rutin setiap minggu,  mengingat periode pradewasa nyamuk (telur, jentik, pupa) berkisar 8-12 hari, setelah itu akan muncul nyamuk dewasa generasi baru. PSN 3M Plus apabila dilakukan setiap minggu maka efektif membasmi periode pradewasa sebelum tumbuh menjadi nyamuk dewasa.

Pengendalian sarang nyamuk juga harus dilakukan secara menyeluruh, artinya PSN 3M Plus tidak hanya dilakukan per satuan rumah atau beberapa rumah, tetapi harus semua rumah dan gedung secara menyeluruh, mengingat jarak terbang nyamuk Aedes hingga 50 meter, maka apabila ada rumah yang tidak melakukan PSN 3M Plus nyamuk yang berkembang di rumah tersebut akan mampu terbang hingga radius 50 meter ke rumah yang lain. Selain itu juga harus bergerak bersama saling melindungi, baik diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar terhadap bahaya.

"Kerjasama semua pihak sangatlah di butuhkan demi mencegah virus ini.meskipun hingga kini kami belum menemukan adanya penyakit zika di talaud," katanya.

Diketahui panyakit zika ini telah menjadi permasalahan kesehatan dunia. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 17 September 2016 , , ,

0 komentar for "Penyakit Zika Belum Ditemukan di Talaud, Cegah!!!"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional