Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

OJK Sulutgomalut Seriusi Laporan Nasabah Kredit Finance Yang Dirugikan

Logo OJK. (Ist)

Manado, detiKawanua.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara (Sulutgomalut), Elyanus Pongsoda menjelaskan bahwa perusahaan Finance sudah mempunyai aturan yang dijalankan, terutama dalam pengambilan tindakan akan kredit bagi nasabah.

"Secara umum untuk mengambil tindakan terhadap nasabah kredit masa penindakannya setelah 3 bulan apa bila ada penunggakan, dengan cara yang sopan, ada negosiasi dan semua itu diatur berdasarkan aturan, termasuk melihat permasalahannya. Jika ditemui ada masalah atau ada nasabah yang merasa dirugikan, silahkan melapor ke OJK di Kawasan 17 Agustus dan dipastikan akan ada tindakan," terang Elyanus kepada wartawan, siang tadi.

Sebelumnya keluhan datang dari salah satu nasabah atas nama Yona W yang diduga merasa dirugikan oleh pihak perusahaan finance FIF di kompleks Jalan Sam Ratulangi Manado, karena kendaraan roda dua miliknya (Yona) telah ditarik oleh petugas Depcollector FIF disaat kendaraan dalam posisi perjalanan dengan masa tunggakan satu bulan berjalan.

"Alasan yang diutarakan petugas saat itu karena telah menunggak pembayaran selama satu bulan. Padahal ini berdasarkan aturan selama tiga bulan baru ada penindakan,"ungkap Yona.

Namun setelah dirinya korban (Yona) melakukan pelunasan semua kredit tersebut, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) milik Yona masih ditahan pihak perusahaan dengan alasan masih seminggu akan dikembalikan.

"Ya kendaraan sementara dibawa suami, tiba tiba dalam perjalanan kendaraan ditarik oleh pihak Dep Collektor FIF, padahal baru sebulan menunggak, padahal aturannya tidak bagitu," tandas Yona.

Namun, dengan itikad baik dirinya selaku nasabah nampaknya dinilai dipandang sebelah mata karena walaupun sudah lunas tapi harus menunggu lama BPKBnya kembali.

"Pembayaran sudah dilakukan sebesar 4 jutaan rupiah dimana untuk denda yang hanya sebesar 300 ribuan berubah menjadi 1.350 (satu juta tiga ratus lima puluh ribu), selain itu pembayaran angsuran 820 ribuan perbulan yang tinggal 4 kali angsuran sudah dillunasi  bersama uang dep collektornya sebesar  1.250 (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah). Dimana sebelumnya berdasarkan jaminan dari James Sondakh selaku Supervesior Collektor FIF mengatakan setelah lunas motor dan BPKB dikembalikan, tapi ternyata tidak untuk BPKBnya yang belum ada," tandasnya.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 22 September 2016 , , ,

0 komentar for "OJK Sulutgomalut Seriusi Laporan Nasabah Kredit Finance Yang Dirugikan"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional