Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Forkomda BP3A, Banyak Masyarakat Umum 'Pejabat' Masih Awam Aturan dan Sangsi

pelaksanaan sosialisasi Forum Koordinasi Kementerian dan BP3A. (ist).

Manado, detiKawanua.com - Terbentuknya Forum Koordinasi di tingkat daerah (Forkomda) yang merupakan program dari Kementerian untuk menangani dan mengantisipasi terjadinya korban kekerasan kepada perempuan dan anak didalamnya terdapat unsur pemerintah, Polri, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Ormas serta unsur Jurnalis nantinya bertugas di daerah Kabupaten Kota di Sulut, diyakini Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (BP3A) Provinsi Sulut, Erni Tumundo tim tersebut bisa dimaksimalkan dengan baik.

"Nantinya tim akan juga ikut mensosialisasikan Undang-undang (UU) dan Peraturan Daerah (Perda) yang bertujuan mengingatkan warga untuk tidak melakukan tindak kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak. Inu jadi tugas kami karena masih banyak masyarakat masih awam soal aturan dan sangsi akibat tindakan buruk tersebut,"terang Erni yang juga menjadi pemateri dalam sosialisasi Forum Koordinasi program Kementerian dan BP3A, Kamis (15/09).

Diakuinya juga pihaknya masih akan memaksimalkan kinerja untuk terwujudnya pelayanan yang prima bagi para korban kekerasan melalui selter yang disiapkan di Kabupaten Kota.
"Sulut sudah mempunyai sedikitnya 10 selter (pusat pelayanan) di Kabupaten Kota, nantinya semua daerah akan diwajibkan supaya pelayanan bisa maksimal,"ungkapnya dihadapan para peserta dari Kabupaten Kota se-Sulut.

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 16 September 2016

0 komentar for "Forkomda BP3A, Banyak Masyarakat Umum 'Pejabat' Masih Awam Aturan dan Sangsi"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional