Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Dua Ekor Yaki Langka Sulawesi Diselamatkan



Manado, detiKawanua.com - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Utara menerima dua ekor satwa langka jenis yaki (macaca nigra). Kedua yaki atau kera hitam tersebut, merupakan hadiah kepala dinas Kemendikbud Sulut dari warga di daerah Bolaang Mongondow.


Dua ekor yaki atau kera hitam, diterima pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) provinsi Sulawesi Utara.

Satwa langka ini, milik Magdalena yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Kemendikbud Sulawesi Utara.


Kepada awak media, Magdalena mengaku mendapatkan kedua ekor yaki tersebut dari warga Bolaang Mongondow sebagai hadiah dari warga usai menggelar acara budaya.

Meski mengetahui hewan tersebut dilindungi, namun pemilik kera belum menyerahkan langsung ke pihak BKSDA, karena baru mengetahui prosedurnya.
"Begitu tahu, saya langsung mengontak pihak BKSDA Sulut, bahwa memiliki dua ekor hitam," ujar Magdalena.

Kedua kera hitam sulawesi tersebut, diterima oleh kepala BKSDA Sulut, melalui prosesi penyerahan yang dilanjutkan dengan penandatanganan surat.

Usia kera hitam tersebut, diperkirakan berumur dua hingga tiga tahun. Dimana kedua satwa terlihat sangat agressif dan sehat. "kedua yaki tersebut tampak sehat dan agresif saat kami dekati," ujar Sudiono.

Pihak BKSDA selanjutnya akan melakukan penangkaran selama beberapa waktu, guna melatih kemampuan adaptasi satwa tersebut di alam bebas.

Hal tersebut disebabkan pola hidup keduanya yang mulai terbiasa dengan lingkungan manusia. "Rencananya kami akan menangkar terlebih dahulu kedua yaki tersebut, setelah beradaptasi baru kami lepas ke alam, guna mengantisipasi serangan yaki lainnya, karena hewan tersebut hidup berkelompok dalam komuninya," tambah Sudiono. (ibA)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 27 September 2016 ,

0 komentar for "Dua Ekor Yaki Langka Sulawesi Diselamatkan"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional