Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

UU Orde Baru Hambat Perda BUMD Sulut



Ketua Pansus BUMD Teddy Alexander Kumaat
Manado, detiKawanua.com - Proses pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) masih tertahan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Payung hukum terhadap pembuatannya tarik ulur. Tubuh Direktorat Jendral (Dirtjen) Otonomi Daerah (Otda) masih saling beda persepsi soal dasarnya dalam undang-undang. Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda BUMD, Teddy Kumaat menjelaskan, ketika melakukan konsultasi di Dirtjen Otda, mereka pun masih berbeda pendapat soal landasan hukum pembentukan Perda tersebut. Belum ada kesepakatan tentang peraturan BUMD secara keseluruhan.

 “Jadi soal payung hukumnya mereka masih berbeda. Karena memang undang-undang BUMD itu tahun 60-an belum ada revisi sampai hari ini. Itu masalahnya. Bayangkan saja sudah sejak orde lama,” terang Kumaat, Senin (08/08), di Ruang Komisi II DPRD Sulut.

 Dijelaskannya, kebetulan saja ada dua daerah yang juga mengajukan Ranperda BUMD. Selain Sulut Bandung pun sedang dalam proses untuk pembentukan Perda tersebut. Dari pusat mengatakan, secepatnya akan rapat untuk memberikan jawaban terkait persoalan itu.

“Tapi mereka janji secepatnya mereka akan berikan jawaban,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Menurutnya, pembuatan Perda sekarang ini sudah tidak sama lagi seperti dahulu. Kini semuanya harus melalui keputusan terlebih dahulu oleh pemerintah pusat yakni Kemendagri.

“Dahulu kita paripurna dulu baru kemudian dikirim ke kementerian. Sementara sekarang tidak. Harus disetujui dulu dari pusat baru kemudian diparipurnakan,” pungkas Aleg Dapil Manado ini. 

(Aldi)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 08 Agustus 2016 ,

0 komentar for "UU Orde Baru Hambat Perda BUMD Sulut"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional