Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Sengketa Pilwako Manado Masih Berlanjut di PTUN

Nampak Prof.Yusril Ihza Mahendra Saat Memberikan Keterangan Ahli di PTUN Manado
Manado,detiKawanua.com – Pergolakan catur perpolitikan Pemilihan Walikota (Pilwako) Kota Manado tahun 2016, yang dimenangkan oleh pasangan Walikota Dr GS Viky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastian SE, yang dilantik Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Manado, sangat berhati-hati ternyata belum selesai.
Pasalnya, jauh hari hasil putusan di Pengadilan Tinggi Tatah Usaha Negara (PT TUN) Makasar  yang digugat lawan politik dari pasangan walikota tersebut, sempat berakhir finall dan membuahkan kekuatan hukum dalam pelaksanaan pelantikan walikota manado. Namun tak henti, yang terjadi saat ini dengan gugatan objek hukum yang sama, namun penggugatnya yang suda berbeda yakni kuasa penggugat Sarif Darea, sempat menghadirkan salasatu saksi ahli yang juga dikenal sebagai Pakar Hukum Tatah Negara Indonesia, yakni Prof. Dr.Yusril Ihza Mahenra SH,. M.Sc,.
Diketahui, sesuai sidang agenda PTUN, maksud dari objek gugatan yang dilayangkan di pengadilan tersebut sekaligus menghadirkan saksi ahli itu, untuk meninjau kembali hasil Surat Keputusan (SK) pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Manado. Selain itu, Sidang terkait gugatan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dari Syarif Darea selaku unsur masyarakat pada akhirnya, mendapat kuasa dari dua pasangan calon Wali Kota Manado yakni Harley Mangindaan dan Hanny Joost Pajouw.
Saat sidang berlangsung, Saksi ahli Yusril Ihza Mahendra, menjawab semua pertanyaan kuasa hukum dari pihak tergugat. Ia menjelaskan, terkait dengan gugatan yang sebelumnya sudah di selesaikan oleh PT TUN di Makasar itu, bukan mustahil tidak bisa di ajukan gugatan kembali pada pengadilan PTUN di Manado. “sesuai peraturan, jika putusan sudah selesai dan KPU telah melantik walikota dan wakil walikota terpilih tidak masalah. Tetapi jika terdapat kekeliruan, tidak menutup kemungkinan bagi siapapun bisa memulai melayangkan gugatan kembali asalkan penggugat yang berbeda,” jawab Prof. Ihza saat ditanyakan kuasa hukum tergugat di ruang sidang terbuka.

Lanjut Prof. Yusril, Ia juga menjawab pertanyaan kuasa hukum dari pihak tergugat bahwa selaku saksi ahli, dirinya juga tidak berkewenangan penuh untuk menginterfensi hakim saat menjalankan proses putusan gugatan yang sedang berjalan di pengadilan. “terkait bagaimana hasil putusan hakim dalam peradilan, sah atau tidaknya itu kewenangan mereka. Saya sebagai saksi ahli wajib menyampaikan secara akademis. Biarkan hakim yang memutuskan,tutupnya.  

(Tim Redaksi)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 02 Agustus 2016 , ,

0 komentar for "Sengketa Pilwako Manado Masih Berlanjut di PTUN"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional