Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Sekda Boltim Minta Bupati Copot Pejabat yang Tidak Kooperatif?

Sekda Boltim, Ir Muhammad Assagaf.

Boltim, detiKawanua.com - Sejumlah pejabat di jajaran lingkup Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), disinyalir tidak kooperatif.

Hal ini seperti dikatakan Sekretaris Daetah (Sekda) Boltim, Muhammad Asagaf untuk minta kepada Bupati Boltim merekomendasikan untuk mencopot kepala satuan kerja yang tidak kooperatif dalam tugas.

Menurut Assagaf, pada saat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) dengan komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pekan kemarin, yang tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas. Akhirnya pembahasan tertunda hingga penetapan paripurna molor sampai jam 22:00 Wita malam. hal ini membuktikan bahwa, kinerja SKPD disanksikan dan tidak bertanggungjawab.

"Tulis besar-besar SKPD yang tidak kooperatif diminta kepada Bupati untuk segera di copot dari jabatannya,"  ungkap Assagaf dengan kesal dan marah, kepada sejumlah awak media.

Sekda juga manambahkan, banyaknya juga pejabat eselon dua dan eselon tiga yang malas masuk kantor. akibatnya banyak pekerjaan yang tertunda bahkan terbengkalai.

"Mereka enak sekali. jika tak ingin mau masuk kerja maka, tak masuk. kita yang harus kerja terus. banyak pejabat yang tak masuk kerja. padahal, terlalu banyak pekerjaan yang harus dilakukan," tambahnya, saat tahapan pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD-P Tahun anggaran 2016 akhir pekan kemarin.

Pihaknya pun, akan melakukan evaluasi kinerja para pejabat tersebut untuk dilaporkan ke Bupati. ada beberapa pejabat yang sering tidak masuk kerja bahkan, terancam akan dimutasi.

"PNS tetap masuk, tak ada libur, jam kerjanya sudah diatur. Sebab, sesuai edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2016 tentang, penerapan jam kerja Aparatur Sipil Negara," katanya.

Pantauan media ini kinerja, kehadiran, dan kedisiplinan PNS Boltim dinilai menurun drastis. banyak PNS yang datang terlambat dan pulang cepat. (Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 28 Agustus 2016

0 komentar for "Sekda Boltim Minta Bupati Copot Pejabat yang Tidak Kooperatif?"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional