Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Prokontra Pansus ZWP3K dan Pokja Soal Relokasi Pelabuhan Manado

Rapat Pansus SWP3K DPRD Sulut bersama Pokja

Manado, detiKawanua.com – Relokasi pelabuhan di Kota Manado belum final. Panitia Khusus (Pansus) peraturan daerah (Perda) Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (ZWP3K) DPRD Sulawesi Utara (Sulut), bersama tim pokja Pemerintah Provinsi Sulut , Rabu (31/08), kembali lanjutkan pembahasan perda ZWP3K yang ke sekian kalinya.

Berlangsung di ruang rapat I DPRD Sulut, kembali menuai prokontra antara pansus dan pihak pokja, bahkan anggota dan Ketua Pansus. Perdebatan yang sengit itu tak lain soal dimana lokasi paling tepat untuk pembangunan pelabuhan di Ibu Kota Sulut saat ini.

Ketua Pansus ZWP3K Edwin Yerry Lontoh ketika memimpin jalannya rapat, ia mengatakan, pemindahan pelabuhan sudah jelas di utara Kota Manado. Hal ini sebagaimana hasil rapat sebelumnya antara pansus pokja.”Letak pelabuhan adalah di bagian utara,”kata Lontoh.

Menanggapi hal itu, anggota pansus Noldy Lamalo justru meragukan pernyataan ketua pansus. Menurutnya, perlu ada kajian terkait kondisi cuaca sebelum ditetapkan dimana lokasi pembangunan pelabuhan.”Kalau pelabuhan dipindahkan ke utara Manado, mendingan pelabuhannya dibangun di Minut saja. Karena kenapa? Utara Manado sangat berpotensi rusaknya jembatan akibat gelombang, oleh karena itu, sebelum ditetapkan, alangkah baiknya dikaji secara mendalam terlebih dahulu, terutama musim gelombang,”kata Lamalo.

Hal senada dilontarkan Boy Tumiwa yang juga anggota pansus, secara administratif, menurutnya, penetapan lokasi pelabuhan harusnya melibatkan pemerintah Kota Manado.”Kita jangan tergesah-gesah membuat keputusan, harusnya pembahasan ini melibatkan Pemkot Manado karena ini merupakan wilayah mereka,”bentak Tumiwa atas pernyataan Ketua Pansus yang ingin cepat-cepat mengesahkan letak pelabuhan di bagian utara itu.

Pansus juga mendesak agar pembahasan tersebut selain melibatkan Pemkot Manado, PT.Pelabuhan Indonesia (Pelindo) juga harus diikutsertakan. Hal ini ditegaskan Teddy Alexander Kuamaat menyusul pernyataan ketua pokja Roy Roring, bahwa pejabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) sebelumnya telah menerima pernyataan bahwa pihak PT.Pelindo siap mengikuti keputasan pansus dan pokja terkait letak pelabuhan.(Aldi)

Di Postkan Oleh Deti Kawanua | Rabu, 31 Agustus 2016 , ,

0 komentar for "Prokontra Pansus ZWP3K dan Pokja Soal Relokasi Pelabuhan Manado"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional