Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pintu Warung Warga Dibobol, 250 Kilo Cengkeh Raib Digasak Maling

Nampak, pintu warung  warga Bulawan yang bobol maling

Boltim, detiKawanua.com
- Kembali aksi pencurian cengkeh salah-satu warung milik warga Bulawan Satu Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Kali ini pencuri berhasil membawa cengkeh ratusan kilo kering maupun mentah yang berada di dalam warung korban pada Sabtu (20/08) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari akhir pekan kemarin.

Menurut keterangan korban, pada Minggu (21/08) saat korban hendak membuka warung,sontak kaget mendapati pintu warung depan dalam keadaan terbuka. langsung memeriksa isi warungnya dan mendapati cengkeh mereka disimpan di dalam warung ludes di sikat pencuri (maling-red). "Pagi itu saya akan membuka warung, saat di dibuka lewat pintu belakang saya kaget luar biasa sebab, pintu depan warung saya sudah terbuka. ketika itu saya langsung berlari kerumah belakang yang berjarak sekitar lima meter karena, rumah dengan warung kami sedikit terpisah, untuk memberitahukan pada suami kalau pintu warung depan sudah terbuka lebar. sontak suami saya cepat-cepat ke warung dan mendapati semua cengkeh yang ada dalam warung sudah tidak ada lagi," beber korban pencurian yang namanya enggan dipublis.

Dia jelaskan, saat diperiksa pintunya, didapati gembok pintu sudah posisi di lantai dengan cara di gergaji "gembok pintu warung depan dengan cara di gergaji, dan lampu penerang yang terpasang didepan warung mereka matikan dengan cara di putar pada peteng lampu," jelas korban kepada awak media.

Lanjutnya, cengkeh kering ada Empat karung kecil, yang sudah stengah kering di atas terpal dan hasil petikan sore itu ada di dalam karung. semuanya berhasil dicuri sekalian dengan terpal. "Semuanya sekitar 250 kilo termasuk buah yang baru dipetik, dengan total harganya sekitar Rp 25 juta," papar warga Bulawan tersebut dengan nada kecewa

Korban menuturkan, ketika melihat barang milik mereka disikat pencuri, saat itu mereka hanya bisa pasrah bahwa ini diluar dugaan kami. "Yang jadi penyesalan kami saat ini, adalah tenaga buruh pemetik cengkeh belum ada yang terbayar (upah-), ketika mereka datang meminta pembayaran hasil petikannya kami bayar pakai apa," keluhnya sedih.

Atas kejadian ini, kepala desa (Sangadi) dari kedua desa yakni, Desa Bulawan Satu, Haris Lasambu dan Kotabunan Barat Amina Paputungan Kecamatan Kotabunan saat di temui menuturkan, atas kejadian ini pihaknya akan mengaktifkan pos-pos ronda guna mengantisipasi pencurian cengkeh milik warga. "Mulai malam ini, kami akan mengaktifkan pos-pos jaga dengan melibatkan hansip dan masyarakat. agar, keresahan masyarakat terhadap aksi pencurian ini bisa teratasi," terang kedua Sangadi dimaksud.

Kapolsek Urban Kotabunan Kompol Efendi Manoppo juga menyampaikan bahwa, disetiap malam anggota kami melakukan patroli malam. "Patroli malam kami tingkatkan. dan saya juga menghimbau kepada masyarakat supaya selalu waspada terhadap aksi pencuri," imbau Kapolsek.

Dirinya menambahkan, mengharapkan kepada para Sangadi dalam pengaktifan pos ronda supaya melaporkan kepada Polsek agar, kami bisa melakukan pemantauan setiap malam. "Dari semua Sangadi, baru satu desa yang melapor pengaktifan pos jaga yaitu, Desa Kotabunan Selatan. nah, Sangadi Desa-Desa lain harus melaporkan titik-titik pos-pos agar setiap malam dilakukan monitoring," pungkasnya.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Selasa, 23 Agustus 2016 ,

0 komentar for "Pintu Warung Warga Dibobol, 250 Kilo Cengkeh Raib Digasak Maling"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional