Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Manalip Dampingi Danrem Tinjau Lokasi Cetak Sawah Desa Bantane

Bupati Sri Wahyuni Maria Manalip Dampingi Komandan Korem 131 Santiago Sulut, Brigjen TNI Sulaiman Agusto saat Kunker ke Talaud. (Ist)


Talaud, detiKawanua.com - Melalui program Nawacita Pemerintahan Presiden Ir. Joko Widodo adalah membangun dari pinggiran terlebih khusus Kabupaten Kepulauan Talaud yang berada di Paling Utara NKRI dan demi mewujudkan kedaulatan pangan untuk tercapainya masyarakat yang makmur dan sejaterah dalam rangka memajukan perekonomian rakyat.

Sehubungan dengan Kunjungan Kerja (Kunker) Komandan Korem 131 Santiago Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen TNI Sulaiman Agusto, SIP, MM bersama rombongan dan didampingi oleh Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria, SE bersama jajaran Pemkab Kabupaten Kepulauan Talaud sehubungan dengan Peninjauan lokasi untuk pencetakan sawah di Desa Bantane, Senin (29/8).

Rombongan dijemput secara resmi oleh Kepala Desa  Bantane Johnson Alusinsing dan Adat setempat oleh Ratumbanua dan diterima dengan Tarian Adat oleh siswa SDK Torsina Bantane yang yang kemudian menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kecamatan dan jajaran bersama dengan Koramil Kecamatan Rainis serta warga masyarakat Bantane dan Bantane Utara dalam melansungkan kegiatan ini.



Kemudian Rombongan menuju lokasi cetak sawah dan tatap muka langsung dengan kelompok Tani setempat. Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kepulauan Talaud  Daud Malensang, S.Sos mengatakan dalam pembacaan laporan kegiatan mengatakan lokasi dengan luas 145 Ha bersumber dari APBN Tahun 2016 dengan total anggaran 471,5 Miliar.

"Diharapkan cetak sawah ini sebagai pengungkit untuk menuju Talaud sejatera nantinya,"  kata Malensang.



Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip SE dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan cetak sawah ini karena semata - mata merupakan Program Nawacita dari Pemerintah Pusat ini sangat baik sekali untuk membangun perekomian rakyat.

"Kedepan kalau ada rencana dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat kiranya dapat berkoordinasi dengan Dinas Teknis atau langsung bertatap muka dengan saya dan harapan saya masyarakat merasa senang dan nyaman dengan program - program ini. Nanti kalo so mo batanam padi perdana sampaikan sama Ibu agar kita akan sama - sama memotong Padi," ujar Manalip yang juga didaulat Bunda Pembangunan oleh Masyarakat Talaud.

Komandan Korem 131 Santiago Sulut Brigjen TNI Solaiman Agusto, SIP, MM mengatakan TNI turun langsung dalam kegiatan pertanian karena dari Tahun 2014 melalui Presiden RI Jokowi untuk tiga Tahun kedepan yakni TNI membantu Kementrian Pertanian dalam hal swasembada Beras sehingga saya berjanji untuk perdana penanaman Padi disini saya akan mengundang Menteri Pertanian.

"Talaud bisa sejatera dan maju kedepannya dan kita akan membantu sebisa mungkin dan kami anggota TNI ini tidak dibayar karena gaji kita cukup. Terima kasih kepada masyarakat yang sudah menyambut dengan antusias dan terutama kepada Ibu Bupati Kepulauan Talaud yang muda dan kuat," ujar Agusto.



Barto Pangeti Ketua Kelompok Tani Luus Desa Bantane mengatakan cetak sawah ini sudah berproduksi diluas lahan sekitar 8 Ha sebanyak 6 Ton sementara ini.



Erik Maloring Kelompok Tani lainnya mengatakan melihat debet air berkurang karena saluran dan penguras bocor dan ada sungai yang membentangi jalan sehingga membutuhkan jembatan untuk kelancaran transportasi. "Kiranya Pemda dapat juga  menganggarkan untuk Tahun depan saluran irigasi dan air bersih di persawahan ini," tambah Maloring



Partius Dareda mengatakan seperti yang telah dilihat kami sangat mengharapkan setelah kami alami dilapangan sambut dibutuhkan Pupuk dan Saprodi karena tanah Talaud kaya hama sehingga sangat dibutuhkan pupuk. "Kami juga mengeluhkan bahwa Dinas Pertanian dapat mengevaluasi kinerja dari Penyuluh Pertanian karena mereka belum terlalu mengetahui tentang pertanian terutama masalah persawahan," ucap Dareda.



Yonas Mamusung Pensiunan anggota Kelompok Tani Desa Bantane yang juga Pensiunan TNI AD mengatakan saya dulunya waktu kepemimpinan Presiden Soeharto waktu bertugas di Bolmong saya melaksanakan program kegiatan pertanian disana.

"Kiranya sosialisasi dari Pemerintah dapat diefektifkan dan terkait bantuan pertanian kiranya dapat merata karena saya mohon bantuan Handtractor kiranya dapat diberikan kepada kelompok Tani yang ada di Desa Bantane", tutup Mamusung yang saat ini berumur 79 Tahun.



Sehubungan dengan Handtractor yang sudah dimintakan oleh Yonas Mamusung langsung di respon baik oleh Ibu Bupati Kepulauan Talaud dan dapat diambil langsung besok (30/8) di Kantor Dinas Pertanian. (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 29 Agustus 2016 , ,

0 komentar for "Manalip Dampingi Danrem Tinjau Lokasi Cetak Sawah Desa Bantane"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional