Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pungli Penerbitan Sertifikat Tanah Prona Diduga Menjamur, Kajari Talaud : "Saya Akan Tangkap"

Kajari Melonguane, Hendry Silitonga SH

Talaud, detiKawanua.com, - Adanya laporan masyarakat Talaud  terkait  pungli yang dilakukan Kepala Desa dan Lurah hampir di seluruh wilayah tanah porodisa.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Melonguane, Hendry SilitongaSH saat dikonfirmasi di ruang kerjanya oleh sejumlah awak media menegaskan akan tampil terdepan dalam memberantas tindak pidana khusus tersebut. "Saya akan tangkap", tegas Silitonga, yang dikenal tidak tebang pilih dalam menangani kasus apapun.

Kajari Talaud juga mengatakan, dalam waktu dekat ini kemungkinan setelah libur lebaran ini saya akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan pungutan liar penerbitan sertifikat tanah prona. 

"Saya sebagai Kajari adalah garda terdepan dalam menangani kasus ini karena sebelumnya saat masih bertugas di Kejati Sumut, saya pernah menangkap Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatra Utara tahun 2008 dengan kasus yang serupa," kata mantan Koordinator Tindak Pidana Khusus di Kejati Sumut.

Silitonga menambahkan, sesuai dengan Undang-undang Nomor 31 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pasal (2), (3), (6), (7) dan (8)  para pelaku pelanggaran hukum tersebut akan  dikenai hukuman kurungan dan denda. "Kami pihak Kejari akan menseriusi kasus pungli pada Proyek Nasional (Prona), karena ini adalah bentuk kepedulian Kejari Talaud pada masyarakat yang seharusnya mendapat kemudahan kepengurusan sertifikat tanah, dan saya akan serius menangani kasus ini sampai ke tingkat pengadilan," ujar Silitonga.

Dari informasi yang diterima, pihak kelurahan maupun desa sering meminta biaya administrasi secara bervarisasi di setiap wilayah yang berbeda. "Waktu torang urus sertifikat tanah prona di kelurahan, dimintai biaya sebesar 600.000. Kalo di wilayah desa 300.000," ungkap salah seorang warga, yang enggan namanya dipublikasikan. . (RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 01 Juli 2016 , ,

0 komentar for "Pungli Penerbitan Sertifikat Tanah Prona Diduga Menjamur, Kajari Talaud : "Saya Akan Tangkap""

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional