Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Manado Darurat Kekerasan Seksual ???

Ilustrasi. /Ist

Manado, detiKawanua.com - Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak terus terjadi, setiap harinya dibulan Juli Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polreta Manado menerima laporan tersebut.

Berdasarkan data yang dirangkum, selama bulan Juli ada 11 kasus kekerasan seksual.

Kasus yang menonjol yakni dimana seorang gadis inisial Jes (18), diculik dan diperkosa di pekuburan hingga mengalami trauma mendalam pada Minggu (17/07).

Kemudian, di bulan Juni terdata ada sepuluh kasus, dan yang paling menonjol adalah kasus dimana seorang gadis insial Ag (15), diperkosa hingga kemaluannya ditusuk dengan sebatang kayu yang panjangnya 1,5 meter. Akibatnya, korban mengalami kerusakan pada bagian kandungan dan masuk rumah sakit hingga dua kali.

Berdasarkan hal tersebut, Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan menegaskan, semua kasus tentang kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan yang ditangani Polresta Manado akan ditindaklanjuti, tidak ada yang akan dibiarkan apalagi mengendap.

“Hampir semua pelaku sudah ditahan. Memang benar, hampir setiap hari ada laporan kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan yang korbannya melapor di Polresta Manado,” terang dia.

Siallagan menambahkan, kejadian kekerasan seksual setelah didalami terjadi di lingkungan prbadi dan jarang di area publik. Sehingga antisipasinya sangat mengharapkan keterlibatan semua pihak dalam pencegahannya. Misalkan, orangtua menjaga anaknya dengan baik dan memberikan pemahaman tentang hal-hal yang tidak baik.

“Kegiatan kepolisian tidak mecapai area privat, hanya sampai di area publik. Kalau terjadi dan ada laporan itu diproses. Jelas dari pemerintah sudah ada proses untuk memberatkan perbuatan dari pelaku,” terang dia. 

Diketahui, kasus kekerasan seksual terbaru yang masuk di SPKT Polresta Manado, Kamis (21/07)  dimana gadis cantik inisial SS (21), mendapat perlakuan kekerasan seksual yang dilakukan pria inisial LC alias Luki. Dimana, pelaku menutup muka korban dengan jaket dan meremas payudara korban, yang mengakibatkan korban histeris ketakutan. Peristiwa tersebut terjadi di Pasar Bersehati Manado. (All)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Jumat, 22 Juli 2016 , ,

0 komentar for "Manado Darurat Kekerasan Seksual ???"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional