Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Guru Honor SMK Motongkad Keluh Soal Gaji, Yusri : Saya Panggil Kepseknya

Ilustrasi. /Ist

Boltim, detiKawanua.com
- Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Motongkad, kecamatan Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), ancam akan memecat sejumlah tenaga honor (sukarela-red) yang mengadukannya terkait masalah pembayaran gaji pata tenaga guru honor.

Kepsek SMK 1 Motongkad, Salwiyah Al-Idrus saat dihubungi soal tersebut mengatakan, bahwa Dirinya akan memanggil sejumlah honor guru yang diduga telah menfitnahnya, karena tidak membayar gaji dari bulan Oktober 2015 sampai saat ini "mereka itu honor (sukarela) baru anak kemarin yang mengajar di sekolah saya. besok saya akan memanggil mereka dan, kalau perlu saya akan memecat mereka. karena sudah menfitnah saya" katanya, saat dihubungi melalui telepon seluler kemarin

Menurutnya, mereka hanya berjumlah 4 orang bukan, 6 orang. sebab, yang 2 honor sudah menjadi Honor Daerah (Honda). Bahkan katanya, saat ini Dia sedang mengupayakan ke 4 tenaga honor tersebut untuk menjadi Honda "sejak awal mereka masuk, saya sudah mengatakan kepada mereka bahwa, kalian tidak digaji dan hanya menjadi tenaga sukarela. daripada nganggur lebih baik mengajar di sini. kalau tidak mau, ya silahkan mengajar ditempat lain" sebut, Salwiyah kepada sejumlah awak media

Sebelumnya, Enam orang tenaga honor di sekolah itu saat dikonfirmasi soal gaji honor dimaksud mengatakan, bahwa pembicaraan dari awal dengan Kepsek tersebut, yakni akan memberikan gaji kami sesuai jumlah jam mengajar selama sebulan penuh "awalnya kami dijanjikan gaji perjamnya mengajar selama Satu Bulan penuh. tetapi kenyataanya gaji kami belum juga diberikan oleh Kepsek itu" keluh, salah satu guru honorer di sekolah itu saat bersua awak media, yang turut diaminkan sejumlah rekan seprofesinya

Terinformasi, dari Enam guru honorer ini, ada yang sudah mengajar sejak Bulan Oktober 2015 lalu. dan ada juga yang baru masuk di Bulan Januari 2016. mereka memang dipanggil Kepsek tersebut untuk mengajar di sekolah SMK Motongkad.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Boltim, Yusri Damopolii menyesalkan tak dibayarnya gaji tenaga sukarelawan tersebut. padahal ditangan guru-guru, nasib masa depan para siswa "harusnya (gaji) bisa diambil dari dana BOS untuk bayar gaji mereka" tandasnya

Namun dia akan memanggil (hari ini-red) kepsek SMK Motongkad untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut "memang sudah disepakati, mereka yang bayar (gaji sukarelawan). Saya akan panggil kepseknya" tegasnya, (28/07)

Dia juga mengatakan, sekolah di Boltim memang kekurangan guru sehingga, Pemda mengangkat 175 guru kontrak. Namun jumlah tersebut masih kurang, sehingga pihak sekolah berinisiatif mengisi dengan tenaga sukarelawan yang jumlahnya sekitar 300-an "pada dasarnya (jumlah-red) melihat kebutuhan sekolah, disisi lain disesuikan dengan anggaran" beber, Dia kepada awak media

Dirinya menyarankan, jika dana BOS yang hanya beberapa persen tak mencukupi, sekolah bisa membicarakan dengan komite sekolah "guru adalah kebutuhan pokok sekolah. bisa bicara dengan orangtua murid tapi, harus ada klasifikasinya. Orangtua tidak mampu dibebaskan. orang yang mampu bisa tanggung" ucap Yusri mengimbau.

(Fidh)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 28 Juli 2016 ,

0 komentar for "Guru Honor SMK Motongkad Keluh Soal Gaji, Yusri : Saya Panggil Kepseknya"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional