Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Akhirnya, Dekab Talaud Paripurnakan Ranperda LPJ Bupati 2015

Bupati Sri Wahyuni Manalip saat Paripurna.

Talaud, detiKawanua.com -Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip SE menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Tahun Anggaran 2015 dalam rapat Paripurna Dekab, Jumat (22/7) pekan lalu.

Paripurna yang dihadiri 12 dari 20 anggota Dekab  Yakni Ketua Dekab George Rompah dan Wakil Ketua Jakob Mangole dan Gunawan Talenggoran, Max Lua, Jim W. Maatuil, Samuel Bentian, Semuel Taliisan, Meike Manganguwi, Kosam Gumolung, Didimus Parapaga  Deny R. Marthin  Richard Mahole, juga di hadiri oleh Forkopimda, Pejabat Tinggi Pratama, danselon III.

Ketua Dekab George Rompah mengawali rapat dengan terlebih dahulu menyampaikan hal penting terkait paripurna tersebut." Secara khusus saya mengharapkan kepada semua anggota DPRD supaya dapat berperan aktif dalam pembahasan Ranperda dengan memperhatikan sistem penyusunan laporan keuangan dari setiap SKPD guna mendapatkan penjelasan secara substansial tentang materi dan Ranperda yang ditentukan, oleh karena itu saat ini kita akan mengikuti pengantar LPJ pelaksanaan APBD TA 2015  oleh bupati," Ucap Rompah.

Sementara itu, Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip SE menyampaikan penghargaan yang tulus kepada dekab Talaud dan anggota DPR, karena jajaran eksekutif  merasakan bahwa pihak legislatif dalam proses pertanggungjawaban pelaksana anggaran sebagai representase kebijakan publik telah menunjukan andil yang besar dan kesungguhan yang tulus sehingga proses pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2015 sudah berada pada tahap pengajuan rancangan peraturan daerah dan rancangan peraturan bupati tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD TA 2015 untuk selanjutnya dibahas lebih lanjut sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku, sebelum disetujui bersama untuk selanjutnya disampaikan kepada gubernur Sulawesi Utara untuk proses evaluasi.

Orang nomor satu di Talaud ini menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD TA 2015 secara garis besar antara lain Anggaran pendapatan pada APBD-P adalah sebesar Rp 991.753.730.680 terealisasi sebesar 98,52 persen atau sebesar Rp 981.515.013.060. Pendapatan asli daerah yang dianggarkan Rp 27.357.185.578 terealisasi sebesar 88,5 persen atau sebesar Rp 24.087.142.690. Dana perimbangan dianggarkan Rp 626.245.137.102 terealisasi sebesar 98,89 persen atau sebesar 619.273.492.450. Lain-lain pendapatan yang sah pada APBD-P 2015 dianggarkan sebesar Rp 38.154.480.000 terealisasi sebesar 100 persen Rp 38.154.480.000.

Anggaran belanja daerah pada APBD-P TA 2015 dianggarkan sebesar Rp 702.016.395.129 terealisasi sebesar 89,61 persen atau sebesar Rp 629.091.838.600 dengan perincian sebagai berikut, belanja operasi dianggarkan sebesar Rp 481.330.759.072 terealisasi sebesar 91,28 persen atau sebesar Rp 439.375.195.974 yang terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp 312.650.177.066 terealisasi sebesar 90,7 persen atau sebesar Rp 283.490.559.842.

Dikatakannya, Belanja barang dan jasa yang dianggarkan sebesar Rp 164.089.257.214 terealisasi sebesar 92,56 persen atau sebesar Rp 151.888.216.220. Belanja hibah dianggarkan sebesar Rp 3.203.709.790 terealisasi sebesar 86,65 persen atau sebesar Rp 2.776.004.910, bantuan sosial yang dianggarkan sebesar Rp 1.393.615.000 terealisasi sebesar 89,22 persen atau sebesar Rp 1.243.419.000.

Belanja modal pada APBD-P TA 2015 yang dianggarkan sebesar Rp 216.679.636.000 terealisasi sebesar 87,40 persen atau sebesar Rp 189.373.812.726. Belanja tidak terduga pada APBD-P TA 2015 dianggarkan sebesar Rp 4.000.000.000 terealisasi sebesar 8,57 persen atau sebesar Rp 342.829.900. Anggaran transfer pada APBD-P TA 2015 dianggarkan sebesar Rp 56.983.008.051 terealisasi 99,81 persen atau sebesar Rp 56.876.583.400

Lanjut katanya, Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp 91.064.182.824 terealisasi sebesar 100 persen atau sebesar 91.064.182.824. Pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp 23.818.510.320 terealisasi sebesar 84,48 persen atau sebesar Rp 23.121.970.710.

" Ini semua boleh tercapai berkat kerja kita bersama yang semakin baik," ujar Srikandi yang dikenal tangguh ini.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, lewat paripurna Ranperda LPJ TA 2015 ini kiranya dapat dibahas dan kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).  " Meskipun banyak dinamika yang terjadi, saya pada kesempatan ini baik pihak eksekutif maupun legislatif agar bisa berpikir rasional untuk kepentingan masyarakat banyak," kunci Manalip.

Selanjutnya ketua Dekab memberikan kesempatan kepada masing- masing fraksi untuk menyampaikan pandangan atas Ranperda LPJ TA 2015 yang dibacakan bupati.

Pada intinya  , Fraksi Gerindera, Fraksi PDIP, Fraksi Golkar sepakat dan menerima, Sementara Fraksi Gabungan yang terdiri dari 6 personil, 2 Partai PAN, 2 Partai Nasdem dan 2 Partai Hanura, sebanyak 4 personil tidak hadir sementara partai hanura menerima, dan fraksi demokrat tidak memberikan pandangan. 

(RhojakFM)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 25 Juli 2016 ,

0 komentar for "Akhirnya, Dekab Talaud Paripurnakan Ranperda LPJ Bupati 2015"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional