Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Wah! Diduga Ada Staff DPRD Manado Ikut Terlibat Dalam Pemukulan Aktivis GMKI

Aksi GMKI dan GAMKI di dalam Gedung DPRD Kota Manado, Kamis (09/06). Mereka menuntut agar sejumlah Staff DPRD Kota Manado yang terlibat dalam pemukulan beberapa masiswa pada 1 Juni lalu, ditindak tegas oleh pihak DPRD Kota Manado.

Manado, detiKawanua.com - Sejumlah Staff Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado diduga ikut terlibat dalam pemukulan beberapa mahasiswa yang menggelar aksi damai 1 Juni lalu.

Dugaan ini mencuat, ketika Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), menggelar aksi di Kantor DPRD Kota Manado, Kamis (09/06).

Dalam orasi Ketua Cabang GMKI Manado, Heskia Sembel, mengungkapkan bahwa ada sejumlah Staff DPRD Kota Manado yang melakukan pemukulan. Sehingga, Dirinya pun meminta agar oknum-oknum yang dimaksud diberikan sanksi sebagaimana aturan yang berlaku di Lembaga tersebut.

"Kami bukan penjahat, kami bukan preman, kami adalah mahasiswa yang menyuarakan suara keadilan di negeri ini. Kami minta Pimpinan DPRD dan Sekwan DPRD Kota Manado untuk menindak tegas oknum-oknum ASN maupun honorer yang ikut terlibat dalam pemukulan rekan-rekan kami," ungkap Heskia.

Menanggapi apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa yang tergolong dalam organisasi tersebut, Pimpinan I DPRD Kota Manado, Richard Sualang, mengatakan, jika terbukti ada ASN dan juga tenaga honorer yang bekerja di DPRD Kota Manado melakukan pemukulan, maka akan diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Hal ini akan saya sampaikan kepada Pimpinan Dewan dan juga Sekwan. Dan jika memang terbukti mereka melakukan pemukulan, maka saya akan mendesak Pimpinan Dewan dan juga Sekwan agar memberikan sanksi kepada mereka," ucap Politisi PDIP ini.

Terpisah, Ketua Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI) Pusat, Tommy Turangan, meminta agar pihak DPRD Kota Manado mengusut tuntas kasus yang dianggapnya sangat memalukan Lembaga terhormat.

"Pihak DPRD Kota Manado harus mengambil sikap terkait dugaan ini. Kasus ini sangat memalukan Lembaga Dewan yang terhormat. Dan jika terbukti, mereka harus diberikan sangsi sebagaimana yang berlaku di Lembaga tersebut. Kemudian, pihak kepolisian juga harus mencari tahu, alias jangan hanya diam di tempat," kata Turangan saat diwawancarai detiKawanua.com via telepon seluler.

Dikesempatan yang sama, Turangan pun mengimbau agar supaya para mahasiswa yang menjadi korban pemukulan melaporkan peristiwa tersebut ke pihak yang berwajib, pihak kepolisian.

"Ini merupakan tindakan kriminal. Saya mengusulkan agar supaya mereka yang menjadi korban melaporkan ke pihak kepolisian," imbaunya.

Sekedar diketahui, aksi pemukulan mahasiswa yang terjadi 1 Juni lalu, terjadi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Manado.

Sementara, dari informasi yang dirangkum detiKawanua.com, pihak GMKI telah melaporkan oknum-oknum yang terlibat dalam aksi pemukulan tersebut ke pihak kepolisian.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Kamis, 09 Juni 2016 , , , ,

0 komentar for "Wah! Diduga Ada Staff DPRD Manado Ikut Terlibat Dalam Pemukulan Aktivis GMKI"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional