Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Tumbelaka Hadiri Penamatan TK LKMD Likupang Dua

Agnes Tumbelaka Mewakili Kadis Dikpora Minut saat Membawakan Sambutan pada Penamatan TK LKMD Likupang Dua. 

Minut, detiKawanua.com - Sebanyak 16 murid Taman Kanak-kanak (TK) LKMD, Kelurahan Likupang Dua, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dinyatakan tamat belajar pada bangku pendidikan usia dini.

Corry T Maramis, guru di TK LKMD, dalam sambutannya, meminta orangtua meluangkan waktu untuk mengajarkan anak, terlebih saat anak tidak berada di sekolah.

"Saat liburan, silahkan anak bermain. Tetapi, orangtua harus membantu meningkatkan kemampuan belajar. Apalagi liburan ini bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan bagi umat Islam," singkatnya, pada kegiatan yang turut dihadiri Agnes Tumbelaka selaku pengawas sekolah di Kecamatan Likupang.

Ke-16 anak tersebut, yang terdiri dari 10 perempuan dan 6 laki-laki ini, diharapkan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, yakni sekolah dasar (SD atau sederajat).

"TK dan Kelompok Belajar, termasuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), karenanya Anak-anak harus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," ujar Agnes Tumbelaka, saat membawakan sambutan mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Minut.

Pengawas Sekolah Kecamatan Likupang, Kepala dan Guru TK LKMD Foto Bersama Para Murid.

Lanjut Tumbelaka, orangtua jangan hanya sibuk mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga, lalu lalai terhadap masa depan anak.

"Orangtua jangan hanya terlena dalam pekerjaan. Karenanya, orangtua harus menuntun anak untuk memilih jenjang pendidikan selanjutnya, demi masa depan mereka," ujarnya, saat Penamatan TK LKMD Likupang II, Sabtu (04/06) kemarin.

Tumbelaka menambahkan, penting bagi anak untuk melanjutkan ke SD atau sederajat. Sebab saat TK, anak baru dibiasakan mengikuti pendidikan.

"Di TK, anak-anak dapat pengetahuan dari guru. Pendidikan di TK sangat membantu guru SD dalam mengajarkan anak didik. Apalagi saat ini kurikulum Indonesia menggunakan sistem Tematik Secara Terpadu," terang Tumbelaka, sembari berharap sekolah-sekolah di Likupang bisa sejajar dengan sekolah-sekolah di Aermadidi (Ibukota Mitra).

Selain itu, dirinya berharap, orangtua juga tetap mengawasi anak dalam kesehariannya. Apalagi saat ini, banyak kasus kekerasan pada anak terjadi di Indonesia, khususnya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). 

 Ortis Nandotrai Mewakili Orangtua/wali Murid saat Membawakan Sambutan pada Penamatan TK LKMD Likupang Dua.

"Karena kekerasan terhadap anak, tidak hanya terjadi pada perempuan, tetapi bisa menimpa anak laki-laki," pungkasnya.

Sementara Ortis Nandotrai, yang membawakan pesan dan kesan mewakili orangtua murid, mengatakan, kerja sama orangtua dan guru harus tercipta dan senantiasa terjaga, meski anak sudah menamatkan pendidikan di sekolah tersebut.

"Saat ini, sumbangsih terbesar kami hanya doa, semoga apa yang dilakukan guru-guru di TK LKMD, mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan yang Maha Kuasa," ujarnya.

"Terima kasih pada guru-guru, yang telah mendidik anak-anak kami menjadi generasi baru di milenium ini," tutupnya.

Dari pantuan detiKawanua.com, penamatan yang diakhiri dengan ramah tamah ini, dihadiri oleh Hiltje Sengkandai selaku Kepala TK LKMD Likupang Dua, orangtua/wali murid, dan tamu undangan. (vkg)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Minggu, 05 Juni 2016 , ,

0 komentar for "Tumbelaka Hadiri Penamatan TK LKMD Likupang Dua"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional