Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Target Destinasi Wisata dan Pusat Perdagangan di Sulut Masih Dalam Mimpi

                       Suasana Rapat Pansus RPJMD dan Bappeda serta tim ahli akademisi 

Manado, detiKawanua.com - Personil panitia khusus (Pansus) pembahas Rancangan Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2016 2021, diketahui, satu diantaranya adalah Teddy Alexander Kumaat, saat pembahasan RPJMD Sulut bersama Bappeda dan tim pakar dari berbagai akademisi, dirinya menyinggung soal visi Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Menurut Kumaat, isi yang terkandung dalam RPJMD Sulut yang merupakan visi dari Gubernur yang sudah dituangkan target capaian pada 2021 kedepan haruslah diuraikan terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan prasangka publik atas target tersebut.

Apalagi, Kata Kumaat, Gubernur sangat terfokus pada pertumbuhan ekonomi di Sulut mulai tahun ini sampai dengan 2021 mendatang."Fokus Gubernur pada pertumbuhan ekonomi untuk itu, harus tergambarkan dalam kesempatan ini,"katanya, Kamis (23/06), ketika mengikuti rapat pansus dan Bappeda Sulut, berlangsung di Ruang Rapat I DPRD.

Dirinya menegaskan kembali kepada jajaran tim ahli serta Kepala Bappeda mengenai pidato yang disampaikan Gubernur saat kampanye lalu terkait pariwisata serta perdagangan harus di pusatkan di Sulut untuk wilayah timur jangan sampai hanya menjadi mimpi belaka."Dalam pidato Gubernur menjelaskan bahwa, Sulut akan menjadi destinasi wisata dan pusat perdagangan di kawasan timur Indonesia.

Untuk mencapai target tersebut maka, sangat diperlukan pematangan struktural dan geografis dikawasan pasifik."Proyek strategis nasional akan di bangun di Sulut, oleh karena itu, saatnya kita dengan detail melakukan pengkajian mendalam atas RPJMD ini. Rumusan dalam RPJMD ini bukan persoalan sepele,"katanya lagi.

Untuk diketahui, saat ini Bank Dunia dan IMF tengah merevisi ulang angka perekonomian dunia, untuk daerah Sulut,angka makro masih dipengaruhi Nasional demikian makro nasional masih dibawah pengaruh dunia. (Aldi)

Di Postkan Oleh Adhy Kambose | Kamis, 23 Juni 2016 ,

0 komentar for "Target Destinasi Wisata dan Pusat Perdagangan di Sulut Masih Dalam Mimpi"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional