Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Sertifikasi Guru Bermasalah, Ade: Diknas Jangan Beri Harapan Palsu

Ketua Komisi D, Apriano Ade Saerang. /Ist

Manado, detiKawanua.com - Pembayaran sertifikasi guru yang hingga kini masih bermasalah, mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, tepatnya Komisi D.

Sorotan ini datang dari Komisi D, dikarenakan ada sejumlah guru dari SMP YAPIM pada Senin 13 Juni 2016, mengaku jika mereka tak menerima pembayaran sertifikasi sejak tahun 2013, padahal nama mereka ada di dalam SK dari Kementerian.

"Kami meminta Diknas tak perlu berbelit-belit apalagi berkelit soal pembayaran sertifikasi. Jangan beri harapan palsu, kalau memang ada yang kurang disampaikan ke guru. Apalagi sistem sertifikasi ini, satu berkas kurang maka tidak terinput," kata Ketua Komisi D, Apriano Ade Saerang, belum lama ini.

Ditambahkan Politisi Hanura yang biasa disapa dengan sebutan Ade ini, sertifikasi adalah hak dari para guru yang harus dibayarkan, walaupun itu sudah lewat masa, mengingat para guru telah mengabdikan diri mereka tapi kemudian tak dihargai.

"Artinya kalau sudah lewat tahunnya, diusulkan untuk take over. Jangan dibiarkan. Kasihan kan para guru," tambah Ade.

Sementara, Sekretaris Komisi C bersama anggota Wahid Ibrahim mengkritik kinerja Dinas Pendidikan terkait dengan sertifikasi. Menurut keduanya, seharusnya dinas memberikan penjelasan sebaik mungkin kepada para guru agar tidak terjadi miss komunikasi.

"Kita perlu rubah mindset dari pegawai di dinas pendidikan. Jangan selalu yang dirugikan itu para guru," kata Lela diiyakan Wahid.

(bk/v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Rabu, 15 Juni 2016 ,

0 komentar for "Sertifikasi Guru Bermasalah, Ade: Diknas Jangan Beri Harapan Palsu"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional