Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Pacaran Lima Bulan dan Hamili Kekasih, Gareng Tak Mau Tanggung Jawab

Ilustrasi. /Ist

Gorontalo, detiKawanua.com - Setelah lima bulan memadu kasih dengan Gareng (nama samaran, red), akhirnya wanita ini berbadan dua. Itulah yang dialami Delima, perempaun cantik berusia 23 tahun, warga Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.

Layaknya pepatah habis manis sepah dibuang, Delima malah disuruh Gareng untuk menggugurkan kandungannya. Kesal dengan sikap kekasihnya itu, Delima pun akhirnya mengadu ke petugas kepolisian, Jumat, (10/06).

Cerita ini bermula lima bulan silam. Saat itu Delima bertemu dengan Gareng dalam sebuah perayaan hari valintine day. Kebetulan keduanya dari segi umur sangat sebaya. Saat bertemu, rupanya Delima dan Gareng saling menaruh hati. 5 hari kemudian, tepatnya tanggal 17 Februari, keduanya pun jadian.

Hari berganti minggu berganti bulan, hubungan keduanya semakin dekat. Hingga suatu ketika, kepercayaan Delima itu dimanfaatkan Gareng untuk menyusun siasat licik. 

Tanpa malu-malu lagi, Gareng mengajak Delima untuk berhubungan layaknya suami istri. Karena termakan buju rayu, permintaan itu tak mampu ditolak Delima. Apalagi memang ia sudah sangat cinta dengan Gareng.

Di suatu malam pertemuan antara keduanya, kegadisan Delima berhasil direngut Gareng, yang tinggal di Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Usai kejadian itu, rupa-rupanya keduanya tak mau berhenti. Kemesraan itu terus berlanjut di hari-hari yang lain. Terhitung sudah 17 kali, menurut pengakuan Delima, keduanya berhubungan badan.

Tapi kini, Delima gundah. Sudah dua bulan dirinya belum juga datang bulan. Uang sebesar Rp 15 ribu langsung digunakannya untuk membeli tes kehamilan di salah satu apotik. Setelah dites, ternyata dirinya positif hamil.

Cepat-cepat ia langsung mencari kekasihnya Akuloh untuk meminta pertanggungjawaban. “Kaka ngana lia kamari dulu ini tespek, dua garis. Kita hamil,” lapor Delima dengan nada cemas.

“Adooh, kase gugur jo nou. Blum siap ti kaka,” jawab Gareng.

Nyaris saja jantung Delima copot. Jawaban pria pujaan hatinya itu ternyata tak sesuai harapan. Bahkan, ia tega menyuruh Delima untuk mengugurkan janinnya. “Kaka uwti, kaweng kamari pa kita,” bujuk Delima lagi, sambil meneteskan air mata.

Sayang hati Gareng keras bagai batu. “Sapa suru, ngana mau. Kase gugur jo,” kata Gareng dengan bentakan.

Merasa tak ada harapan lagi dengan kekasihnya itu Delima langsung balik ke rumah.

Setelah hatinya sedikit tenang ia pun memutuskan melaporkan Gareng ke petugas kepolisian. Saat ini kasusnya dalam proses penanganan di Polresta Gorontalo. (**/dkc)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Sabtu, 11 Juni 2016 ,

0 komentar for "Pacaran Lima Bulan dan Hamili Kekasih, Gareng Tak Mau Tanggung Jawab"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional