Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

OD Diundang Presiden Bahas RUU Tax Amnesty dan APBN-P

Gubernur Sulut dan juga Bendahara Umum PDI-P, Olly Dondokambey.

Jakarta, detikawanua.com - Gubernur Sulut, Olly Dondokambey kembali mendapat kehormatan untuk bertemu dengan Presiden RI, Joko Widodo, Senin (27/06) siang tadi. Agenda pertemuan kali ini seperti yang dikutip metrotvnews.com bahwa, kehadiran orang nomor satu Sulut yakni, Olly Dondokambey (OD) tersebut di Istana Presiden itu merupakan perwakilan dari PDI Perjuangan (PDI P) selaku Bendahara Umum PDI P.

Dari undangan itu juga, OD hadir bersama Ketua Fraksi PDI P, Utut Adianto, anggota Komisi XI DPR RIn Hendrawan Supratikno dan beberapa kader lainnya. Dimana pertemuan tersebut guna membicarakan soal pengambilan keputusan RUU Tax Amnesty dan APBN Perubahan (APBN-P). 

"Kami berikan masukan tentang APBN-P yang telah selesai dibahas, dan juga soal tax amnesty nanti di rapat kerja (Raker). Secara detail akan kami sampaikan dalam rapat semua,"kata OD saat diwawancarai sejumlah wartawan di kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta.

Dikatakannya pula, ada beberapa catatan yang disampaikan kepada Jokowi diantaranya soal berapa besar uang yang akan masuk, mengapa seharusnya Tax Amnesty menjadi bonus dalam APBN namun tidak masuk APBN-P.

"Ternyata Presiden juga sudah siapkan begitu lengkap data-data penerimaan negara dan Tax Amnesty,"ujarnya.

Dimana Presiden sendiri menginginkan ada dana yang kembali ke Indonesia yang fungsi dana tersebut bisa berguna untuk perekonomian, likuid, fiskal, dan kredibel.
"Saya optimistis untuk RUU Tax Amnesty selesai besok. Kalau enggak selesai besok, kami enggak datang ke mari (Istana Kepresidenan,red),"kata mantan anggota DPR RI itu. (mtn/dkc).

Rep/Editor: IsJo

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 27 Juni 2016 , ,

0 komentar for "OD Diundang Presiden Bahas RUU Tax Amnesty dan APBN-P"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional