Headlines
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
  • data:post.title
Pratinjau
Pratinjau
Pratinjau

Nama Dicoret Pihak Faskel, Korban Banjir Mengadu ke DPRD Manado

Bambang Hermawan.

Manado, detiKawanua.com - Korban banjir bandang tahun 2014 silam, Senin (13/06), mengadukan nasibnya ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado.

Pasalnya, korban banjir yang diketahui berasal dari Kelurahan Taas Lingkungan I, Kecamatan Tikala ini, mengaku bahwa namanya telah dicoret dari daftar penerima bantuan oleh pihak Fasilitator Kelurahan (Faskel).

"Pada saat kelompok masyarakat Kelurahan Taas melakukan rapat tadi siang, saya kaget melihat nama saya tidak ada. Padahal, data saya sudah lengkap dan memenuhi syarat sebagaimana yang dimintakan oleh pihak BPBD," kata Simin Ahmad kepada detiKawanua.com.

Ditambahkannya, dulu, sewaktu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pusat melakukan pendataan, Dirinya masuk dalam daftar nama penerima bantuan.

"Pada saat BPBD Pusat melakukan pendataan dan verifikasi berkas, nama saya jelas sudah tertera dalam daftar. Itu karena data saya jelas dan akurat sebagaimana yang dimintakan oleh pihak BPBD. Tapi tak tahu kenapa tiba-tiba nama saya dicoret oleh pihak Faskel," keluhnya.

Menanggapi laporan tersebut, pihak DPRD Kota Manado melalui Komisi A yang membidangi bidang Hukum dan Pemerintahan, akan menindak lanjuti laporan yang dianggap sudah menyalahi aturan.

"Laporan ini akan kami tindak lanjuti. Karena, sepengatahuan kami data yang telah diverifikasi oleh pihak BPBD Pusat tidak bisa coret," kata Bambang Hermawan .

Dijelaskan Bambang, Dirinya sangat menyayangkan jika benar bahwa pihak Faskel melakukan pencoretan yang dianggapnya merupakan pelanggaran.

"Saya sangat menyayangkan jika hal tersebut memang benar adanya. Kami akan memanggil pihak-pihak terkait untuk menggali informasi. Saya berharap teman-teman wartawan juga berperan aktif dalam mengawal bantuan ini," jelasnya.

Sementara, dari informasi yang dirangkum detiKawanua.com, diduga ada kong kali kong antara pihak Kelurahan dan pihak Faskel untuk meraup keuntungan dari dana bantuan tersebut, dengan cara mencoret salah satu nama penerima bantuan kemudian digantikan dengan nama yang lain.

(v1c)

Di Postkan Oleh Info detiKawanua | Senin, 13 Juni 2016 ,

0 komentar for "Nama Dicoret Pihak Faskel, Korban Banjir Mengadu ke DPRD Manado"

BERITA TERBARU

MITRA

KOTAMOBAGU

----->SOSIAL/BUDAYA

----->OLAHRAGA

Lingkungan

Internasional